07 Oktober 2026
Pertanian

Pacu Keterampilan, Siswa SMKN Garut Belajar Hortikultura di UPT Pelatihan Kementan

post-img
BBPP LEMBANG: Kepala BBPP Lembang, Ahmad Dedy Syathori diwakili Kabag Umum, Tedy Cahyo Sulistiyo Widodo [tengah] didampingi Katimker Program dan Kerjasama, Yanissa Nuraeni Kuswandi [hijab] bersama keenam siswa SMK Negeri 4 Garut peserta PKL, seusai Seminar Hasil PKL yang menjadi penutup dari kegiatan PKL pada BBPP Lembang.

BANDUNG BARAT (Kepopedia) - Sebanyak enam siswa SMK Negeri 4 Garut di Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat menyelesaikan kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) pada Inkubator Agribisnis BBPP Lembang yang berlangsung hampir tiga bulan, 7 Juli hingga 30 September 2026. 

Kepala BBPP Lembang, Ahmad Dedy Syathori mengatakan kegiatan PKL oleh siswa SMK Negeri 4 Garut sejalan upaya Kementerian Pertanian RI (Kementan) mendukung regenerasi di sektor pertanian melalui sinergi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementan yakni Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) dengan sejumlah stakeholders, khususnya institusi pendidikan.

Menteri Pertanian RI (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan penguatan kapasitas SDM di sektor pertanian menjadi merupakan kunci utama mewujudkan ketahanan pangan nasional.

"Generasi muda adalah pemegang tongkat estafet pembangunan pertanian. Kita butuh SDM terampil, inovatif dan menguasai teknologi agar pertanian Indonesia semakin maju dan mandiri," katanya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti menekankan pentingnya pembelajaran praktik bagi para siswa sekolah menengah kejuruan. 

"PKL menjadi wadah strategis untuk menjembatani teori di sekolah dengan realita dunia kerja. Kami berkomitmen menyediakan sarana pembelajaran terbaik agar melahirkan SDM pertanian yang kompeten dan berdaya saing," katanya.

BBPP Lembang

Kepala BBPP Lembang, Ahmad Dedy Syathori mengatakan upaya mencetak SDM pertanian unggul dan adaptif, diupayakan dengan fasilitasi pembelajaran praktik bagi generasi muda, untuk memperkuat penguasaan teknologi budidaya hortikultura dari hulu hingga hilir.

"Kegiatan PKL enam siswa SMK Negeri 4 Garut, memberikan kesempatan pada para siswa untuk terlibat langsung kegiatan budidaya hortikultura," katanya.

Selama berada di BBPP Lembang, kata Ahmad Dedy Syathori, para siswa ditempatkan pada sejumlah area praktik, baik screen maupun lahan terbuka, dengan komoditas yang dipelajari meliputi brokoli, buncis, seledri, melon, dan anggur. 

"Dalam pelaksanaannya, peserta didampingi petugas lapangan untuk mendalami dan membantu memahami kegiatan budidaya di komoditas masing-masing," katanya lagi.

Seminar Hasil PKL

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, para peserta melaksanakan Seminar Hasil PKL pada Senin pekan lalu (28/9) yang juga dihadiri oleh siswa lain yang tengah menjalani program serupa. 

Dalam seminar tersebut, Ridwan, salah satu peserta yang bertugas di lahan brokoli, mempresentasikan seluruh rangkaian proses budidaya yang dipelajari.

Mulai dari tahap persiapan lahan, perawatan hingga panen. Seminar berjalan interaktif dengan adanya sesi tanya jawab antar peserta serta pembahasan oleh masing-masing pendamping lapangan.

Dadan, pembimbing lapangan yang bertindak sebagai pembahas dalam seminar tersebut, apresiasi keaktifan dan dedikasi para siswa. 

Dia berharap informasi dan keterampilan yang digali selama di lapangan dapat menjadi modal berharga bagi karier mereka kelak. 

Testimoni PKL

Rangkaian PKL ditutup dengan pelepasan resmi peserta pada Jumat pekan lalu (2/10) yang dihadiri oleh perwakilan guru pendamping SMKN 4 Garut. 

Wafda Nursahid, perwakilan guru menyampaikan apresiasi atas bimbingan dari BBPP Lembang yang tidak hanya memberikan pengayaan materi teknis pertanian, juga membentuk kedisiplinan dan mentalitas kerja siswa sebagai bekal menghadapi jenjang pendidikan berikutnya maupun dunia kerja. 

Rafa, siswa PKL yang ditempatkan di screen house melon, mengungkapkan bahwa pengalaman di BBPP Lembang memberikan kesempatan emas untuk menyerap ilmu secara langsung dari para petugas lapangan dan Widyaiswara. 

Ahmad Dedy Syathori berharap melalui kegiatan PKL, BBPP Lembang turut berperan memberikan ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk mengenal pertanian secara lebih dekat. 

"Pengalaman praktik di lapangan diharapkan memperkuat dan meningkatkan keterampilan sekaligus menumbuhkan ketertarikan generasi muda pada sektor pertanian. [dary/afriski/chetty/timhumas bbpplembang]

 

 

 

 

 

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup