BLITAR - Bayi laki-laki terbungkus kain jarik dibuang dan diletakkan di depan kamar mandi gazebo mawar milik Pujiono warga Kelurahan Sananwetan Kecamatan Sananwetan Kota Blitar.
"Iya tadi pagi anggota mendapatkan informasi mengenai penemuan bayi yang ada di depan kamar mandi gazebo mawar kelurahan Sananwetan Kecamatan Sananwetan Kota Blitar," Kompol Wahyu, Kapolsek Sananwetan, Jumat (3/2).
Bayi yang diperkirakan baru lahir tersebut, pertama kali ditemukan Bayu Pratama, warga Kelurahan Sananwetan yang hendak mandi. Namun saat di depan kamar mandi, tiba-tiba Bayu mendengar suara tangisan bayi. Bayu yang penasaran kemudian berusaha mencari sumber suara.
Ia pun terkejut karena sumber suara berasal dari gulungan kain yang di dalamnya ada seorang bayi laki-laki lengkap dengan ari-arinya.
"Jadi, awalnya yang menemukan tersebut adalah Bayu Pratama saat dirinya mau mandi tiba tiba saja dirinya mendengar suara tangisan bayi yang berasal dari sebuah gulungan kain," jelasnya.
Mengetahui hal itu, Bayu kemudian memanggil saudaranya yakni Pinarti. Keduanya kemudian menghubungi Polsek Sananwetan untuk mengevakuasi bayi laki-laki tersebut.
Saat ditemukan, bayi laki-laki tersebut dalam kondisi sehat. Bayi yang memiliki panjang 46 cm dan berat 2,2 kg tersebut, saat ditemukan dalam kondisi kedinginan.
"Ditemukan bayi tersebut dalam kondisi kedinginan karena ditinggal di lantai dan hanya dibungkus dengan kain jarik," jelas Kapolsek Sananwetan.
Saat ini, bayi tersebut sudah dibawa ke Puskesmas Sananwetan Kota Blitar untuk menjalani perawatan. Tali pusar bayi yang sebelumnya masih menempel, oleh tim medis juga telah dipotong.
"Saat ini bayi sudah dibawa ke Puskesmas Sananwetan dan menjalani perawatan dan observasi di Puskesmas Sananwetan," pungkasnya.
Diperkirakan bayi tersebut baru lahir satu hingga dua jam sebelum dibuang. Namun dugaan tersebut masih didalami pihak kepolisian. Polsek Sananwetan juga masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelaku pembuangan bayi laki-laki tersebut.