25 April 2026
Pertanian

Konsultasi Publik, Polbangtan Bogor Perkuat Kualitas Layanan & Partisipasi Stakeholders

post-img
POLBANGTAN BOGOR: Direktur Yoyon Haryanto mengatakan partisipasi aktif stakeholders pada Forum Konsultasi Publik (FKP) adalah kekuatan utama membangun sistem pelayanan lebih baik. Dengan FKP, Kementan dapat mengidentifikasi kebutuhan riil pengguna layanan sekaligus merumuskan solusi tepat sasaran.

KOTA BOGOR (Kepopedia) - Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) pada Kamis (23/4) di Aula Kampus Cibalagung. Kegiatan tersebut menjadi wadah dialog terbuka antara penyelenggara layanan dengan para pemangku kepentingan [stakeholders] guna meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Polbangtan Bogor.

Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto mengatakan FKP menghadirkan narasumber dari Ombudsman RI Kantor Perwakilan Jakarta Raya yang memberikan penguatan terkait standar pelayanan publik, pengelolaan pengaduan, peran penting akuntabilitas dan transparansi penyelenggaraan layanan. 

Kegiatan turut dihadiri oleh seluruh stakeholders dari lima jenis layanan publik yang dimiliki Polbangtan Bogor mulai dari layanan pendidikan, pelatihan, hingga layanan penunjang lainnya.

Acara dibuka secara langsung oleh Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Kapusdiktan), Muhammad Amin. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya forum konsultasi sebagai ruang evaluasi bersama. 

“Forum ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi sarana strategis untuk menyerap aspirasi dan masukan dari pengguna layanan. 

Kementan ingin memastikan bahwa seluruh layanan Polbangtan Bogor benar-benar responsif, adaptif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam pernyataannya menekankan bahwa penguatan layanan publik menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi sektor pertanian. 

“Kementerian Pertanian terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik yang transparan, cepat, dan berdampak langsung bagi masyarakat. 

Polbangtan sebagai lembaga pendidikan vokasi harus menjadi contoh dalam menghadirkan layanan prima yang mendukung lahirnya SDM pertanian unggul,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menambahkan bahwa keterlibatan stakeholder dalam forum ini menjadi kunci perbaikan berkelanjutan. 

“Partisipasi aktif stakeholder adalah kekuatan utama dalam membangun sistem pelayanan yang lebih baik. Dengan forum ini, kita dapat mengidentifikasi kebutuhan riil pengguna layanan sekaligus merumuskan solusi yang tepat sasaran,” jelasnya.

Melalui penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik ini, Polbangtan Bogor menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu layanan, memperkuat kepercayaan publik, serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik di sektor pendidikan pertanian. [wisda/timhumas polbangtanbogor]

 

 

 

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup