26 April 2026
Pertanian

Sinergi Percepatan Tanam, UPT Pelatihan Kementan Kawal LTT Luwu Utara Sulsel

post-img
BBPP BATANGKALUKU: Kepala BBPP Batangkaluku, Jamaluddin Al Afgani selaku PJ LTT Luwu Utara mengingatkan para penyuluh agar meningkatkan kinerja dibandingkan tahun sebelumnya seraya memotivasi para penyuluh agar capaian LTT April 2026 dapat memenuhi target, minimal setara dengan tahun sebelumnya.

LUWU UTARA  (Kepopedia) - Dalam upaya mendorong percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) reguler dan program Cetak Sawah Rakyat (CSR), Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku, Jamaluddin Al Afgani menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) LTT di Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan pada Jumat (24/4).

Kepala BBPP Batangkaluku, Jamaluddin Al Afgani hadir sekaligus sebagai Penanggung Jawab (PJ) LTT Luwu Utara. Rakor menjadi momentum penting menyamakan persepsi dan memperkuat langkah strategis bagi percepatan realisasi tanam.

Menteri Pertanian RI (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa LTT merupakan strategi utama meningkatkan produksi padi.

“Kami membuka lahan sawah baru di daerah potensial, memanfaatkan cuaca yang mendukung, serta memastikan ketersediaan air dan benih,” katanya.

Senada hal itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak untuk mencapai swasembada pangan.

“Untuk mewujudkan swasembada pangan tidak bisa dilakukan sendiri. Kita harus bergandengan tangan dengan semua pihak,” ujarnya.

BBPP Batangkaluku

Kegiatan dibuka oleh Direktur Jenderal Hortikultura, Muhammad Taufiq Ratule selaku PJ LTT Sulawesi Selatan menyampaikan bahwa upaya peningkatan LTT harus terus dijaga guna mempertahankan capaian swasembada nasional.

“Swasembada tidak hanya untuk satu tahun, tetapi harus berkelanjutan. Ke depan, kita tidak hanya menargetkan swasembada, juga mampu berkontribusi bagi negara lain,” jelasnya.

Dia juga mengingatkan para penyuluh agar meningkatkan kinerja dibandingkan tahun sebelumnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jamaluddin Al Afgani turut memotivasi para penyuluh agar capaian LTT bulan April tahun ini dapat memenuhi target, minimal setara dengan tahun sebelumnya.

“Diharapkan seluruh penyuluh dapat mengoptimalkan sisa waktu di bulan April ini untuk percepatan tanam,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian Luwu Utara, Kepala BPS Luwu Utara, para ketua tim kerja, serta seluruh penyuluh pertanian di wilayah tersebut.

Melalui Rakor ini, diharapkan seluruh pihak dapat menyusun langkah konkret dan terukur guna mempercepat realisasi LTT di Luwu Utara, baik untuk program reguler maupun Cetak Sawah Rakyat (CSR). [ilham/timhumas bbppbatangkaluku]

 

 

 

 

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup