BANGKALAN - Sedikitnya puluhan rumah warga sekitar Polres Bangkalan mengalami kerusakan akibat suara ledakan dari 24 ribu petasan yang dimusnahkan oleh petugas kepolisian setempat.
Kerusakan tersebut memiliki dampak bermacam - macam terjadi, mulai mulai kaca pecah hingga plafon ambruk.
Rusmiyeh selaku warga setempat mengatakan kaca rumahnya pecah. Bahkan, plafon rumah runtuh akibat genting yang jatuh dari atap.
“Suaranya itu sangat keras, bahkan sound system yang ada di rumah saya juga ikut rusak akibat tekanan dari suara itu,” ujarnya, Minggu (17/4).
Kerusakan tersebut juga dialami puluhan rumah yang ada di dusun tersebut bernasib serupa.
“Banyak rumah yang rusak karena memang jarak dari rumah kami sangat dekat hanya sekitar 200 meter,” jelasnya.
Ia juga menyayangkan pihak kepolisian yang tidak memberikan pemberitahuan lebih awal tentang pemusnahan ini, agar tidak menggagetkan warga sekitar.
Sementara, Kapolres Bangkalan, AKBP Alith Alarino mengaku akan bertanggungjawab atas kerusakan yang dialami warga setempat.
“Kami sudah mendata, ada 31 rumah yang mengalami kerugian dan kami akan bertanggung jawab atas kerusakan yang ditimbulkan oleh pemusnahan petasan,” tegasnya.