09 Mei 2026
Pertanian

Produktif Usia Senja, Lansia Bandung Belajar Bisnis Pangan di UPT Kementan

post-img
BBPP LEMBANG: Kepala BBPP Lembang, Ajat Jatnika mengatakan dalam sesi pembelajaran, para Lansia diajak mengenal konsep agribisnis sekaligus praktik langsung pengolahan hasil pertanian. Para peserta antusias saat mencoba membuat sistik wortel dan es krim jagung bersama widyaiswara BBPP Lembang.

BANDUNG BARAT (Kepopedia) - Suasana penuh semangat dan antusias tampak pada Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang lingkup Kementerian Pertanian RI, menyaksikan 75 siswa Sekolah Lansia Sibulan Kota Bandung mengikuti kegiatan ´Edukasi Pertanian dan Kewirausahaan´ di Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, Selasa (5/5). 

Kepala BBPP Lembang, Ajat Jatnika mengakui meskipun mereka telah memasuki usia lanjut, para peserta tetap aktif belajar mengolah hasil pertanian menjadi produk bernilai jual.

Menteri Pertanian RI (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pembangunan pertanian modern harus ditopang sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

“SDM menjadi kunci utama kemajuan pertanian. Karena itu, peningkatan kapasitas masyarakat harus terus dilakukan di semua kalangan,” ujar Mentan Amran.

Senada dengan itu, Kepala BPPSDMP Idha Widi Arsanti menyampaikan bahwa pembangunan pertanian, dimulai dari penguatan kualitas manusianya, termasuk melalui edukasi dan pelatihan yang aplikatif bagi masyarakat.

BBPP Lembang

Kepala BBPP Lembang, Ajat Jatnika mengatakan bahwa kegiatan yang difasilitasi oleh Kementan melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) yakni BBPP Lembang menjadi bukti bahwa usia bukan penghalang untuk terus produktif dan berkarya.

Kunjungan para Lansia disambut hangat oleh Tim Manajemen BBPP Lembang.

"Tidak hanya belajar mengolah produk pangan, rombongan Lansia juga diajak mengunjungi Kawasan Inkubator Agribisnis BBPP Lembang," katanya.

Ajat Jatnika mengungkapkan, para Lansia tersebut melihat langsung budidaya tanaman hias, hidroponik melon sistem irigasi tetes, screen anggur hingga zona Rumah Pangan Lestari.

Sesi Belajar

Dalam sesi pembelajaran, peserta diajak mengenal konsep agribisnis sekaligus praktik langsung pengolahan hasil pertanian.

Para peserta tampak antusias saat mencoba membuat sistik wortel dan es krim jagung bersama widyaiswara BBPP Lembang. 

"Selain dikenalkan bahan dan alat, mereka juga mempraktikkan tahapan pengolahan hingga produk siap dikonsumsi," ungkap Ajat Jatnika.

Tak sedikit peserta yang mengaku terinspirasi untuk mencoba usaha rumahan dari hasil pelatihan tersebut.

“Walaupun sudah Lansia, kami tetap ingin produktif. Ilmu seperti ini sangat bermanfaat karena bisa menjadi peluang usaha tambahan,” kata salah seorang peserta dengan penuh semangat.

Testimoni Peserta

Momen paling menarik terjadi saat peserta mencicipi melon varietas glamour yang tengah memasuki masa awal panen. 

Rasa buah yang manis, segar, dan berbeda dari melon di pasaran membuat para peserta terpukau hingga banyak yang memborong hasil panen tersebut.

"Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa semangat belajar dan berwirausaha dapat terus tumbuh di usia senja," kata salah seorang peserta.

Hal itu, ungkapnya lagi, sekaligus memperlihatkan peran pertanian sebagai sumber inspirasi dan peluang ekonomi bagi semua generasi. [chetty/afriski/timhumas bbpplembang]

 

 

 

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup