27 April 2026
Pertanian

Gen Z Tanam Padi, Siswa SMK-PP Kementan Pakai Drone di Lahan CSR Banjar Kalsel

post-img
SMKPPN BANJARBARU: Kepala SMKPPN Banjarbaru, Angga Tri A.P mengatakan kegiatan Tanam Padi Serentak memakai Drone pada lokasi Program CSR melibatkan siswa jurusan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) SMK-PP Negeri Banjarbaru dan mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan).

BANJAR (Kepopedia) - Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan (SMK-PP) Negeri Banjarbaru mengikuti kegiatan Tanam Padi Serentak´ memakai Drone pada lokasi Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Desa Gudang Tengah, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan pada Sabtu (25/4).

Kepala SMKPPN Banjarbaru, Angga Tri Aditia Permana mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan tanam sekaligus peningkatan kompetensi siswa dan mahasiswa vokasi dalam pemanfaatan teknologi pertanian modern. 

Program CSR yang digagas Kementerian Pertanian RI (Kementan) bertujuan meningkatkan produksi padi melalui optimalisasi lahan baru. Dalam pelaksanaannya, penggunaan teknologi seperti Drone dinilai mampu meningkatkan efisiensi kerja, mempercepat proses tanam dan menekan biaya operasional.

Menteri Pertanian RI (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan pentingnya modernisasi pertanian melalui pemanfaatan teknologi.

"Transformasi dari sistem konvensional menuju pertanian berbasis teknologi menjadi kunci peningkatan produktivitas nasional," katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti menyatakan bahwa program CSR merupakan langkah strategis dalam mendukung swasembada pangan berkelanjutan.

“Lahan yang telah dicetak harus segera ditanami. Sinergi berbagai pihak perlu terus diperkuat untuk menjaga keberlanjutan produksi dan mewujudkan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia,” ujarnya.

SMKPPN Banjarbaru

Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru, Angga Tri A.P. mengatakan kegiatan Tanam Padi Serentak memakai Drone pada lokasi Program CSR melibatkan siswa jurusan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) SMK-PP Negeri Banjarbaru dan mahasiswa magang dari Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa dan Bogor.

"Program CSR juga menjadi sarana transfer teknologi kepada masyarakat, khususnya generasi muda yang tergabung pada Brigade Pangan," katanya.

Kegiatan tersebut, kata Angga Tri A.P. diharapkan mampu mendorong adopsi teknologi pertanian sekaligus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan praktik lapangan.

"Dari kegiatan Tanam Padi Serentak memakai Drone pada lokasi Program CSR, diharapkan modernisasi pertanian di daerah semakin cepat terwujud," katanya lagi.

Skaligus mendukung peningkatan produksi pangan nasional secara berkelanjutan, ungkap Angga Tri A.P.

Kegiatan tanam juga dihadiri Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Mohammad Amin yang meninjau langsung penggunaan drone dalam proses tebar benih.

Menurut Amin, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam mendukung pertanian modern. Ia menekankan bahwa pemanfaatan teknologi harus diiringi dengan peningkatan kompetensi petani dan generasi muda pertanian.

“Pendidikan vokasi harus selaras dengan perkembangan teknologi. Praktik penggunaan drone ini merupakan bagian dari pembelajaran berbasis teaching factory,” katanya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Banjar, penyuluh pertanian Provinsi Kalimantan Selatan, tim penyuluh kabupaten, serta pengurus Brigade Pangan Serumpun Jaya yang terlibat langsung dalam proses tanam. [Tim Ekspos SMK-PPN Banjarbaru]

 

 

 

 

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup