19 April 2026
Pertanian

Sinergi HKTI & PTI, UPT Pelatihan Kementan Sertifikasi Juru Sembelih Halal

post-img
BBPKH CINAGARA: Kepala BBPKH Cinagara, Inneke Kusumawaty [kiri atas] mengingatkan jumlah Juleha masih kurang dari 20% dari kebutuhan nasional sehingga perlu peningkatan kapasitas melalui pelatihan, sertifikasi dan uji kompetensi dan Kapuslat Teddy Dirhamsyah [kanan bawah] menyoroti praktik penyembelihan di luar RPH.

BOGOR (Kepopedia) - Sertifikasi Kompetensi Juru Sembelih Halal (Juleha) yang digelar Kementerian Pertanian RI khususnya Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat resmi ditutup oleh Kepala BBPKH Cinagara, Inneke Kusumawaty pada Jumat (17/4).

Kegiatan Sertifikasi Kompetensi Juleha diikuti 69 kader Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dan DPP Pemuda Tani Indonesia (PTI) resmi ditutup setelah berlangsung tiga hari, 15 - 17 April 2026, di BBPKH Cinagara.

Penutupan oleh Kepala BBPKH Cinagara, Inneke Kusumawaty dihadiri Kepala Pusat Pelatihan Pertanian (Puslatan)Teddy Dirhamsyah, Asesor Senior Ahmad Junaidi, para asesor dan widyaiswara.

Sertifikasi Kompetensi Juleha sejalan arahan Menteri Pertanian RI (Mentan) Andi Amran Sulaiman bahwa penguatan SDM menjadi kunci menjaga kualitas dan daya saing sektor pertanian nasional. 

"Setiap proses produksi, termasuk penyembelihan hewan, harus dilakukan sesuai standar agar menghasilkan produk yang aman, berkualitas dan sesuai ketentuan," katanya.

Pendapat senada dikemukakan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP)Idha Widi Arsanti bahwa Sertifikasi Kompetensi merupakan instrumen penting untuk meningkatkan profesionalisme pelaku sektor pertanian dan peternakan. 

"Juleha yang kompeten dinilai memiliki peran strategis menjamin kehalalan dan keamanan produk pangan asal hewan serta memperkuat kepercayaan masyarakat," katanya.

BBPKH Cinagara

Kepala BBPKH Cinagara, Inneke Kusumawaty mengatakan kegiatan Sertifikasi Kompetensi Juleha diselenggarakan atas kerjasama Kementan oleh BBPKH Cinagara dengan HKTI dan PTI dalam upaya meningkatkan kompetensi SDM sektor peternakan.

"Kebutuhan juru sembelih halal terus meningkat seiring tingginya kesadaran masyarakat terhadap produk halal, aman, dan berkualitas," katanya.

Kendati demikian, ungkap Inneke Kusumawaty, jumlah Juleha saat ini diperkirakan masih kurang dari 20% dari kebutuhan nasional, karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas melalui pelatihan, sertifikasi dan uji kompetensi.

Dia berharap para peserta yang telah dinyatakan kompeten dapat berperan aktif di masyarakat, tidak hanya menjalankan tugas secara profesional, juga menjadi agen edukasi tentang pentingnya penyembelihan halal dan aman.

Praktik Penyembelihan

Kapuslat Kementan, Teddy Dirhamsyah menyoroti bahwa sebagian besar praktik penyembelihan hewan di Indonesia masih dilakukan di luar Rumah Potong Hewan (RPH). 

"Bahkan saat Idul Adha, penyembelihan di luar RPH bisa lebih dari 1,6 juta ekor atau sekitar 90 persen," katanya.

Hal ini menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab bagi para juru sembelih halal untuk memastikan proses tetap memenuhi standar kehalalan, keamanan, dan kesejahteraan hewan.

Asesor Senior Ahmad Junaidi menegaskan bahwa profesi Juleha memiliki peran strategis dan mulia bagi sistem pangan nasional. 

"Mereka berkontribusi menyediakan pangan asal hewan yang memenuhi prinsip ASUH atau Aman, Sehat, Utuh, dan Halal," katanya.

Kesejahteraan Hewan

Inneke Kusumawaty menambahkan, selama pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan materi dan uji kompetensi.

"Hal itu meliputi pemahaman syariat, teknik penyembelihan yang benar, higienis dan sanitasi, serta penerapan prinsip kesejahteraan hewan," katanya.

Melalui kegiatan ini, ungkap Inneke Kusumawaty, BBPKH Cinagara bersama mitra berharap dapat terus mencetak juru sembelih halal yang kompeten, profesional, dan berintegritas.

"Guna memperkuat jaminan ketersediaan pangan asal hewan yang ASUH bagi masyarakat Indonesia," katanya lagi. [yudi/timhumas bbpkhcinagara]

 

 

 

 

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup