31 Mei 2026
Pertanian

Brigade Pangan, Kementan & IFAD Tinjau Bantuan Alsintan Luar Negeri di Kalsel

post-img
SMKPPN BANJARBARU: Project Manager Program YESS Kalsel, Angga Tri AP bersama kelompok Brigade Pangan di Kabupaten Tanah Bumbu seraya mengingatkan tentang peningkatan produktivitas, efisiensi penggunaan sumber daya dan penguatan kapasitas petani dan kelompok Brigade Pangan.

TANAH LAUT - Regenerasi petani dan penumbuhan jiwa wirausaha pertanian menjadi fokus dari program Kementerian Pertanian (Kementan), salah satunya dengan Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) yang merupakan kerjasama dengan International Fund for Agricultural Development (IFAD). 

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman terus berupaya meningkatkan produksi pangan strategis. Hal ini tentunya perlu dukungan dari SDM pertanian yang memiliki potensi besar yang berasal dari usia produktif.

Ditambahkan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti bahwa Program YESS menjadi salah satu barometer menciptakan petani milenial.

"Tujuannya, mampu memberdayakan sumber daya alam dengan kekuatan SDM pada dunia bisnis bagi pemuda tani di pedesaan," katanya.

Seperti diketahui, SMKPP Negeri Banjarbaru, ditunjuk sebagai Provincial Project Implementation Unit (PPIU) dari Program YESS untuk Provinsi Kalimantan Selatan. 

Bantuan Luar Negeri

PPIU Kalsel di akhir Program YESS kembali mengadakan kegiatan bersama IFAD, yang dilaksanakan pada tiga kabupaten penerima manfaat Program YESS yaitu Kabupaten Tanah Laut, Banjar dan Tanah Bumbu.

Kepala SMKPPN Banjarbaru, Yudi Astoni selaku Penanggung Jawab (PJ) Program YESS Kalsel mengatakan, kegiatan tersebut dalam kaitan pelaksanaan Implementation Support Mission oleh International Fund for Agricultural Development (IFAD). Guna meninjau perkembangan pembentukan dan operasionalisasi Brigade Pangan.

"Berkenaan dengan rencana penyediaan dukungan berupa alat dan mesin pertanian (Alsintan) yang pengadaannya bersumber dari anggaran Pinjaman Luar Negeri Program YESS," katanya.

Yudi Astoni menambahkan, selama tiga hari, 7 - 9 Agustus 2025, tim PPIU Kalsel bersama IFAD melaksanakan kunjungan ke Brigade Pangan di Kabupaten Tanah Laut.

Kegiatan tersebut, ungkap Yudi Astoni, sebagai dukungan IFAD dan Program YESS menyukseskan swasembada pangan di Kalimantan Selatan. Hadir BBPP Binuang dan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Tanah Laut.

Dalam kegiatan tersebut, IFAD dan Program YESS memberikan pengarahan dan pembekalan mengenai kegiatan Optimasi Lahan atau Oplah yang akan dilakukan oleh Kelompok Brigade Pangan bersama Penerima Manfaat Program YESS. 

Project Manager Program YESS Kalsel, Angga Tri Aditia Permana menyampaikan, kita akan bersama-sama menyimak dan mendalami arahan serta berbagai hal penting yang ingin disampaikan terkait dua aspek krusial dalam pengelolaan pertanian yaitu Oplah.

”Adapun topik ini memiliki peran strategis dalam mendukung efektivitas dan keberlanjutan usaha tani, khususnya dalam konteks peningkatan produktivitas, efisiensi penggunaan sumber daya, serta penguatan kapasitas petani dan kelompok brigade pangan binaan," katanya.

Kegiatan tersebut, ungkap Angga Tri menjadi kesempatan bagi para kelompok BP dan Penerima Manfaat Program YESS dalam menyampaikan kondisi terkini usaha tani yang mereka jalani dan menyampaikan apresiasi serta saran mengenai keberlanjutan program YESS kedepannya. [Tim Ekpos SMK-PPN Banjarbaru]

 

 

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup