01 Juni 2026
Pertanian

Swasembada, Kementan Motivasi Petani Muda dan Brigade Pangan di Tanah Laut, Kalsel

post-img
Kepala SMKPPN Banjarbaru, Yudi Astoni mengutip arahan Mentan Amran Sulaiman bahwa Brigade Pangan, kata Mentan, merupakan garda terdepan mengelola dan menjalankan usaha pertanian berorientasi bisnis, dengan memotivasi petani muda dan Brigade Pangan mendukung pencapaian swasembada pangan di Kalsel.

TANAH LAUT - Kementerian Pertanian RI (Kementan) terus meningkatkan produktivitas pertanian melalui penguatan Brigade Pangan (BP) untuk menggunakan teknologi modern. Program dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, mewujudkan swasembada pangan dan menciptakan lapangan kerja baru di sektor pertanian.

Bahkan, Menteri Pertanian RI (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa Kementan terus fokus dalam upaya meningkatkan produksi pangan, khususnya komoditas padi, untuk mewujudkan swasembada pangan secepat cepatnya.

“Brigade Pangan merupakan paket lengkap dengan program optimalisasi lahan, dengan adanya BP lahan pertanian bisa di olah secara modern, profesional dan terampil,” katanya.

Brigade Pangan, kata Mentan, yang merupakan garda terdepan mengelola dan mengoptimalkan lahan pertanian dengan menjalankan usaha yang berorientasi bisnis serta menghasilkan pendapatan dan keuntungan.

Guna terus memaksimalkan Brigade Pangan (BP), Kementan, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti berkunjung ke Kabupaten Tanah Laut di Provinsi Kalimantan Selatan pada Selasa (10/6/2025).

Kunjungan Kabadan SDM Kementan, dalam upaya memberikan motivasi dan semangat kepada petani muda dan juga kelompok Brigade Pangan di Kabupaten Tanah Laut, yang dilangsungkan di kantor Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan.

Kabadan Idha Widi Arsanti menyampaikan saat ini kondisi pangan dunia di beberapa negara sedang mengalami krisis pangan seperti negara negara tetangga di asia, untuk itu ketahanan pangan perlu menjadi fokus utama kita bersama.

”Peran petani khususnya petani padi sangat penting untuk dapat memenuhi kebutuhan beras, saat ini stock beras kita tertinggi dalam sejarah Indonesia, dalam mewujudkan swasembada pangan kita harus berkerja keras bersama-sama,” katanya.

Semua pemangku kebijakan, ungkap Santi, harus kolaborasi dan koordinasi mendorong ketahanan pangan nasional. 

Dia juga mengapresiasi Penerima Manfaat Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) yang juga menjadi kelompok Brigade Pangan dan pengurus Koperasi Merah Putih di Kalsel, khususnya di Kabupaten Tanah laut”, tambahnya. [Tim Ekpos SMK-PPN Banjarbaru]

 

 

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup