24 April 2026
Pertanian

Polbangtan Kementan Dukung Perkemahan Pramuka PBK Nasional 2025 di Buperta Cibubur

post-img
POLBANGTAN BOGOR: Direktur Yoyon Haryanto mengatakan, pada Perkemahan Pramuka Berkebutuhan Khusus (PPBK) Nasional 2025 di Buperta Cibubur, pihaknya mengerahkan sejumlah mahasiswa/i untuk memberi penjelasan pada pengunjung serta membangun jejaring.

JAKARTA - Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Kementan mendukung sukses Perkemahan Pramuka Berkebutuhan Khusus (PBK) Nasional 2025 selama sepekan, 13 - 19 Agustus 2025 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur di Jakarta.

Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto mengatakan sebagai bentuk dukungan, Polbangtan Kementan mengisi booth pameran Saka Taruna Bumi selama tiga hari, 15 - 18 Agustus 2025.

Upaya Polbangtan Bogor diapresiasi Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman atas capaian Polbangtan melahirkan generasi muda pertanian yang adaptif dan produktif. 

“Saya mengapresiasi peran aktif Polbangtan dalam mencetak petani milenial yang siap membangun pertanian Indonesia," katanya.

Senada hal itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti, menekankan pentingnya kolaborasi dunia pendidikan, pemerintah dan pelaku industri memperkuat sektor pertanian. 

“Polbangtan telah menjadi contoh nyata bagaimana Tri Dharma diimplementasikan secara konkret," katanya.

Mahasiswa Polbangtan

Direktur Yoyon Haryanto mengatakan, pada Perkemahan Pramuka Berkebutuhan Khusus (PBK) Nasional 2025 di Buperta Cibubur, pihaknya mengerahkan sejumlah mahasiswa/i untuk memberi penjelasan pada pengunjung serta membangun jejaring dengan peserta dari seluruh Indonesia.

"Pengunjung disuguhi produk unggulan mahasiswa dan petani milenial binaan, karya inovasi teknologi pertanian, hingga tampilan kreatif melalui desain dan spanduk interaktif," katanya.

Partisipasi Polbangtan Kementan, ungkap Yoyon Haryanto, tidak hanya di kampus, juga memberikan dampak langsung bagi kegiatan Perkemahan PBK Nasional 2025. 

Dia menambahkan, pendidikan vokasi pertanian adalah tulang punggung regenerasi petani dan kunci keberhasilan Indonesia bagi swasembada pangan berkelanjutan. 

Yoyon Haryanto mengungkapkan, partisipasi Polbangtan Bogor menjadi ajang penting bagi Kementan untuk menunjukkan kiprah pendidikan vokasi pertanian sekaligus mendukung pembinaan Pramuka Berkebutuhan Khusus.

"Hal itu menjadi bagian dari komitmen membangun SDM pertanian yang inklusif, kreatif, dan inovatif. [and/wisda/timhumas polbangtanbogor]

 

 

 

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup