27 April 2026
peristiwa

Lapar, Kera Nepa Masuk Pemukiman Warga Desa Batioh di Sampang

post-img
SATWA LIAR: Kera Nepa yang ada di dalam hutan mendapat asupan makanan dari pemerintah setempat. Namun, selama tujuh bulan terakhir, bantuan makanan itu tidak kunjung cair.

SAMPANG - Populasi kera di wisata Hutan Kera Nepa, Desa Batioh, Kabupaten Sampang, Madura, mulai berkurang. Mengingat, asupan makanan dari pemerintah sudah berkurang sehingga kera tersebut mencari kebutuhan makanan di luar hutan untuk bertahan hidup.

“Sejumlah kera mulai berimigrasi ke tempat lain untuk mencari makanan. Sebab, di dalam hutan sendiri sumber makanan sudah berkurang,” kata  Zahri, penunggu wisata kera Nepa, Minggu (4/8).

Zahri juga mengatakan, sebelumnya kera Nepa yang ada di dalam hutan mendapat asupan makanan dari pemerintah setempat. Namun, selama tujuh bulan terakhir, bantuan makanan itu tidak kunjung cair.

“Kera-kera di hutan Nepa sudah lapar, biasanya mendapat kiriman jagung dari Pemkab Sampang, melalui pihak kecamatan, karena lapar terkadang bekal wisatawan yang berkunjung ke hutan Nepa direbut oleh kera,” imbuhnya.

Pada kesempatan terpisah, warga setempat, Ali  menjelaskan bahwa kelaparan kera ini terkadang membuat warga takut. Sebab, jika ada peluang untuk masuk rumah maka para kera itu menyerbu dan masuk ke dalam untuk mencari makanan.

“Makanya rumah warga di sekitar hutan kera Nepa ini selalu tertutup rapat, bukan karena tidak menerima tamu melainkan khawatir ada kera yang masuk rumah,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Sampang, Marnilem saat dikonfirmasi membenarkan bahwa kera-kera di hutan Nepa sudah tidak lagi mendapat jatah makanan dari Pemkab Sampang, lantaran minim anggaran.

“Selain itu, di hutan Kera Nepa tidak lagi nyetor PAD. Sehingga kami pasrahkan kepada pihak desa agar dikelola secara mandiri,” tandasnya. 

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup