MAGETAN - Balon udara berukuran besar jatuh menimpa sambungan listrik PLN di atap rumah warga, dengan api yang masih menyala di dalamnya. Sontak warga berteriak dan mengundang kepanikan warga lain.
Beruntung, api dalam balon udara itu sudah redup dan segera mati saat warga memukul-mukulnya. Api segera mati sebelum menyulut bagian balon udara yang memiliki material mudah terbakar. Warga setempat segera menurunkan balon udara dari atap rumah Sulastri dan melapor ke polsek setempat.
“Semula balon udara melayang dari arah selatan kemudian jatuh nyangkut di dastang PLN rumah. Saat balon udara jatuh posisi api masih menyala tetapi kondisi sudah agak redup,” kata Eko, warga setempat, pada Rabu (4/5).
Mengetahui itu, dirinya bersama warga lain mengambil bambu panjang menurunkan dan cepat mematikan apinya agar tidak mengenai bangunan rumah.
“Diameter balon berbahan plastik tersebut kurang lebih 18 meter, kemudian ada tulisan di balon Pemuda Insyaf. Temuan ini sudah kami laporkan ke Polisi,” terangnya.
Selanjutnya Polisi dari Polsek Kawedanan yang datang melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti ke Mako Polsek setempat.
Sementara AKP Suyatni, Kapolsek Kawedanan membenarkan peristiwa jatuhnya balon udara di wilayah hukumnya. Namun pihaknya saat ini belum bisa memberikan keterangan asal balon udara tersebut.
”Masih dalam penyelidikan. Kami akan cari dari mana asal balon udara tersebut,” kata Suyatni.