26 April 2026
Peristiwa

Belasan Tewas, Kebakaran Depo Pertamina Plumpang Disorot Media Asing

post-img
DEPO PLUMPANG: Banyak dari mereka yang tewas dan terluka menderita luka bakar parah setelah kebakaran terjadi, kata Kepala Gulkarmat DKI Jakarta, Satriadi Gunawan. [Foto: AFP/MailOnline]

SEDIKITNYA 16 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka di wilayah Plumpang, Jakarta Utara, Jumat malam[3/3]. Kebakaran terjadi sekitar pukul 20.11 WIB. Kebakaran besar terjadi di depot penyimpanan bahan bakar milik Pertamina.

Api yang mengamuk membakar beberapa rumah, menyebabkan orang-orang mengungsi dengan panik dan memaksa penduduk di sekitar depo yang dikelola oleh Pertamina di Jakarta Utara dievakuasi.

Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mengatakan 16 orang termasuk dua anak tewas dalam kebakaran itu, serta melukai sedikitnya 50 orang lainnya.

Banyak dari mereka yang tewas dan terluka menderita luka bakar parah setelah kebakaran terjadi, kata Kepala Gulkarmat DKI Jakarta, Satriadi Gunawan kepada AFP seperti dilansir MailOnline.

Penyebab kebakaran, yang dimulai setelah pukul 20.00 WIB belum jelas diketahui.

Api padam beberapa jam setelah dimulai, kata Kepala Staf Angkatan Darat [Kasad] Jenderal TNI Dudung Abdurachman kepada wartawan.

"Api sudah padam," katanya. 

Satriadi Gunawan mengatakan petugas pemadam kebakaran sedang bekerja untuk "mendinginkan" area api setelah berhasil mengendalikannya.

Jenderal TNI Abdurachman dan Pertamina mengatakan sedang menyelidiki penyebabnya.

Pertamina fokus menangani kebakaran dan mengevakuasi pekerja dan warga sekitar ke lokasi yang lebih aman.

CEO Pertamina Nicke Widyawati mengatakan akan "melakukan evaluasi internal penuh ... untuk mencegah terulangnya peristiwa serupa."

Dia mengatakan pasokan bahan bakar negara tidak terganggu, tetap aman melalui pasokan cadangan dari terminal terdekat yang tersedia.

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup