MALANG - Sebuah mobil berjenis Innova tabrak sejumlah pengendara lain di Kota Malang. Sebab, pengemudi yang kabur saat petugas polisi menghampiri pengendara mobil tersebut yakni mahasiswa SRO (21).
Polisi yang sedang menjalankan tugas operasi Ketupat Semeru melihat mobil SRO terparkir di tempat sepi dan gelap sekitar pukul 19.30 WIB. Kemudian, Polisi merasa curiga akan kaca yang pekat, mobil Innova itu bergoyang-goyang.
Polisi yang sedang patroli kemudian menghampirinya. Berupaya mengetuk pintu untuk melakukan pemeriksaan karena mencurigakan. Bukannya dibuka pintunya, SRO justru memacu mobilnya dengan kencang meninggalkan polisi. Kaburnya SRO membuat polisi curiga dan melakukan pengejaran.
“Pada saat melihat kendaraan berhenti di samping Museum Brawijaya kondisi jalan remang-remang dan mobil bergoyang-goyang sehingga anggota menghampirinya berawal dari kecurigaan itu berinisiatif memeriksa,” ujar Kasat Sabhara Polresta Malang Kota Kompol Syabain, Selasa (26/4).
“Tapi pelaku langsung tancap gas akhirnya menimbulkan kecurigaan dugaan pelanggaran hukum hingga akhirnya kita kejar. Dan ketika sudah ending kita langsung lakukan langkah pengamanan, pengemudi dan unit kendaraanya oleh anggota. Jadi kedatangan anggota itulah yang membuat dia kabur,” imbuhnya.
Sementara itu, Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Yoppi Anggi Khrisna mengungkapkan, pengejaran terhadap SRO berjalan cukup dramatis. Sebab, SRO terus melaju kencang tanpa menghiraukan suara sirine dan pengejaran polisi. Bahkan hasil penyelidikan sementara 4 kendaraan menjadi korban tabrak lari pelaku. Terdiri dari 4 motor 1 motor tidak terindentifikasi dan 1 mobil.