28 April 2026
peristiwa

Lima Tuntutan Mahasiswa `Gerampas` Demo DPRD Pasuruan

post-img
LIMA TUNTUTAN: Sejumlah ratusan mahasiswa berorasi depan gedung DPRD Pasuruan.

PASURUAN - Sejumlah mahasiswa gabungan di Kota Pasuruan kembali berorasi depan gedung DPRD Kabupaten Pasuruan guna menyuarakan aspirasi masyarakat.

Terlihat mahasiswa yang berorasi menggunakan atribut PMII Pasuruan, serta membawa satu mobil komandp untuk menyuarakan aksinya.

Gerakan yang dilakukan oleh mahasiswa ini diberi nama “Gerampas” gerakan mahasiswa dan masyarakat Pasuruan. Pada tuntutannya mahasiswa memiliki 4 poin yang ingin dikritisi.

Tuntutan yang pertama mahasiswa ingin menstabilkan harga bahan bakar minyak dan kenaikan PPN. Tuntutan keduanya para mahasiswa menuntut resuffle pada kepemimpinan Jokowi Ma’aruf.

Setelahnya, mahasiswa juga meminta tiga tuntutan lainnya juga dikabulkan oleh DPRD Kabupaten Pasuruan. Tiga tuntutan setelahnya yakni mengurungkan pemerintahan Jokowi dua periode.

Tak sampai cukup dari situ mahasiswa juga menuntut pengkajian kembali pemindahan IKN dan memikirkan ancaman krisis lingkungan. Sehingga mahasiswa menuntut hal tersebut harus dilaksanajan oleh anggota dewan.

“Kami meminta untuk para anggota dewan perwakilan rakyat yang ada di wilayah Pasuruan khusunya selalu mengerti hak rakyat. Tapi apa yang malah dilakukan malah menaikkan harga bahan bakar minyak dan PPN,” ujar Alvin, mahasiswa yang berorasi di depan gedung DPRD Kabupaten Pasuruan, pada Kamis (21/04).

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup