30 Mei 2026
Pertanian

Kementan Siapkan Gen Z Terjun ke Dunia Usaha dan Industri via PKL Mahasiswa

post-img
BBPP LEMBANG: Kepala BBPP Lembang, Ajat Jatnika mengatakan Ketiga mahasiswa menyajikan topik seminar tentang: 1) Teknik Budidaya Kentang G0 dengan Sistem Aeroponik, 2) Budidaya Tanaman Melon dengan Sistem Irigasi Tetes, dan 3) Teknik Budidaya Tanaman Tomat Beef dengan Sistem Irigasi Tetes.

BANDUNG BARAT (Kepopedia) - Kementerian Pertanian RI (Kementan) melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelatihan, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang secara konsisten melakukan upaya regenerasi petani muda, salah satunya melalui kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL). 

Kepala BBPP Lembang, Ajat Jatnika mengatakan tiga mahasiswa dari Program Studi (Prodi) Agroteknologi, Jurusan Budidaya Pertanian pada Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Bengkulu (Unib) Angkatan 2023 telah menyelesaikan PKL periode 2 Februari hingga 21 Mei 2026.

Menteri Pertanian RI (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pemuda adalah kunci masa depan pertanian. Generasi muda menjadi penggerak ekonomi kerakyatan di daerah. 

"Kementan akan melakukan pendampingan bagi generasi muda secara periodik agar generasi muda bisa bergerak di semua sektor pertanian,” katanya.

Hal senada disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti bahwa regenerasi petani sangat penting.

"Petani kita semakin berumur, sementara kebutuhan pangan terus meningkat. Mendorong regenerasi petani adalah langkah esensial, untuk menyokong ketahanan pangan nasional," katanya.

BBPP Lembang
Kepala BBPP Lembang, Ajat Jatnika mengatakan selama PKL, ketiga mahasiswa Faperta Unib menunjukkan semangat tinggi, dengan melakukan aktivitas yang mendukung kegiatan di Inkubator Agribisnis BBPP Lembang, khususnya berkaitan dengan teknologi hidroponik.

"Untuk mengakhiri PKL, dilaksanakan seminar hasil. Masing-masing mahasiswa memaparkan hasil praktik kerja di hadapan widyaiswara pembimbing dan penguji," katanya.

Ketiga mahasiswa menyajikan topik seminar tentang: 1) Teknik Budidaya Kentang G0 dengan Sistem Aeroponik, 2) Budidaya Tanaman Melon dengan Sistem Irigasi Tetes, dan 3) Teknik Budidaya Tanaman Tomat Beef dengan Sistem Irigasi Tetes.

Ajat Jatnika menyampaikan sarana berlatih di Inkubator Agribisnis BBPP Lembang, salah satunya bisa dimanfaatkan para generasi muda untuk mempelajari agribisnis secara nyata.

Testimoni Mahasiswa
Senin (25/5) saat menemui salah seorang peserta PKL, Kristian Pandaporan Hasibuan, menceritakan kesannya selama PKL di BBPP Lembang.

“Menurut saya, BBPP Lembang adalah lokasi yang tepat untuk kegiatan praktik kerja lapangan bagi para siswa dan mahasiswa jurusan pertanian karena sarana prasarana untuk praktik kerjanya lengkap," katanya.

Menurutnya, Widyaiswara dan pembimbing lapangan juga kompeten membantu mereka dalam aktivitas sehari-hari dan penyelesaian laporan PKL.

Kristian apresiasi bahwa selama PKL diberikan kesempatan mengikuti pelatihan gratis sebanyak 2 kali yakni Pelatihan Agribisnis Bawang Merah dan Pelatihan Agribisnis Cabai Merah. 

Pada pelatihan tersebut, Widyaiswara mengajarkan teori dan praktik tentang dua komoditas strategis bidang pertanian, yang dapat meningkatkan kompetensi mereka sebagai generasi muda.

“Terima kasih BBPP Lembang telah mengajarkan kami banyak hal dan menyiapkan kami untuk terjun ke Dunia Usaha dan Dunia Industri (DuDi),” tutupnya. [afriski/chetty/timhumas bbpplembang]

 

 

 

 

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup