BANDUNG BARAT (Kepopedia) - Kementerian Pertanian RI khususnya Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memperkuat sinergi mendukung Ketahanan Pangan Nasional melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) ´Peran Strategis Partai Politik Mendukung Ketahanan Pangan´ bagi Kesejahteraan Masyarakat.
Plt Kepala BBPP Lembang, Adi Destriadi Sutisna mengatakan kegiatan Bimtek berlangsung pada 13 - 14 Juli 2026 di BBPP Lembang - Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat (Jabar) dengan memadukan pembelajaran di kelas dan praktik lapangan.
Menteri Pertanian RI (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa Ketahanan Pangan merupakan fondasi utama pembangunan bangsa. Indonesia harus mampu menjaga produksi pangan tetap tinggi melalui pemanfaatan teknologi, penguatan kapasitas SDM dan kolaborasi lintas sektor.
"Ketahanan Pangan yang kuat dibangun melalui peningkatan produksi, cadangan pangan yang memadai, kebijakan yang tepat, dan penerapan teknologi pertanian sehingga mampu menghadapi berbagai tantangan, termasuk perubahan iklim," katanya.
Sejalan dengan arahan tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti menekankan tentang pentingnya pembangunan pertanian yang berkelanjutan harus didukung oleh SDM yang kompeten dan adaptif.
"Pengembangan SDM pertanian menjadi kunci memperkuat Ketahanan Pangan Nasional. Kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan perlu terus diperluas agar semakin banyak masyarakat yang memiliki pengetahuan dan keterampilan di bidang pertanian," katanya.
BBPP Lembang
Dalam upaya mewujudkan komitmen tersebut, BBPP Lembang bersama Kesbangpol Kabupaten Lahat menghadirkan berbagai materi yang aplikatif pada kegiatan Bimtek selama dua hari di BBPP Lembang.
Pada hari pertama, peserta mendapat pembekalan motivasi dari Plt Kepala BBPP Lembang, Adi Destriadi Sutisna, yang menekankan pentingnya semangat, kepemimpinan dan komitmen membangun masyarakat.
Materi berikutnya disampaikan oleh Fiadini Putri mengenai pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga.
Selanjutnya, Chesara Novatiano membahas pengolahan limbah pertanian menjadi produk yang bernilai tambah.
Sementara, Sani Hanifah memberikan materi teknik budidaya cabai merah mulai dari persiapan media tanam, penanaman, hingga pemeliharaan tanaman.
Lahan Pekarangan
Plt Kepala BBPP Lembang, Adi Destriadi Sutisna mengatakan pada hari kedua, peserta mengikuti praktik lapangan budidaya cabai merah.
"Mereka praktik pembuatan media tanam menggunakan campuran tanah dan sekam bakar, penanaman bibit ke dalam polybag dan penyemaian benih menggunakan tray semai," katanya.
Kegiatan praktik tersebut dirancang, ungkap Adi Destriadi Sutisna, agar peserta dapat langsung menguasai teknik budidaya yang dapat diterapkan di lingkungan masing-masing.
Menurutnya, melalui pendekatan teori dan praktik, peserta diharapkan mampu menjadi penggerak pemanfaatan lahan pekarangan dan pengembangan budidaya hortikultura di Kabupaten Lahat sehingga berkontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan daerah.
Testimoni Peserta
Mewakili peserta, Lilis Afriyanti menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan bimbingan teknis tersebut.
"Kegiatan Bimtek memberikan ilmu yang sangat bermanfaat. Kami berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan di Kabupaten Lahat," katanya.
Lilis Afriyanti mengaku berupaya mengajak generasi muda Lahat untuk lebih aktif mengembangkan sektor pertanian dan mendukung ketahanan pangan Indonesia.
Kegiatan ditutup secara resmi setelah seluruh rangkaian pembelajaran selesai. Kolaborasi antara BBPP Lembang dan Kesbangpol Kabupaten Lahat diharapkan terus berlanjut sebagai upaya meningkatkan kapasitas SDM.
Tak kalah penting, memperluas edukasi pertanian kepada masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan yang berkelanjutan menuju masyarakat yang lebih sejahtera. [afriski/chetty/timhumas bbpplembang]