23 Mei 2026
Pertanian

Perkuat Link & Match, SMKPP Kementan gandeng Iduka Dukung Lulusan Siap Kerja

post-img
SMKPPN SEMBAWA: Kepala SMKPPN Sembawa, Budi Santoso mengatakan mitra kerjasama antara lain CV Agro Jovinn Farm, CV Pulau Jaya Mandiri Farm, Green House Sumatera Selatan Indonesia, PT Bukit Arta Sentosa, PT Gotama Arifsyah Estate, LPK D’Sakura Cendekia dan BP3MI Sumsel.

BANYUASIN (Kepopedia) - SMK-PP Negeri Sembawa kembali menegaskan komitmennya mencetak SDM pertanian unggul dan kompeten siap memasuki dunia kerja via penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan sejumlah Industri, Dunia Usaha, dan Dunia Kerja (Iduka) serta sejumlah stakeholders.

Kepala SMKPPN Sembawa, Budi Santoso mengatakan langkah tersebut menjadi strategi penting Kementerian Pertanian RI (Kementan) guna memperkuat sinergi pendidikan vokasi pertanian dengan kebutuhan industri dan perkembangan sektor agribisnis modern.

Menteri Pertanian RI (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa pembangunan pertanian modern membutuhkan generasi muda yang kompeten dan adaptif terhadap perkembangan teknologi serta memiliki jiwa kewirausahaan.

“Pertanian masa depan harus diisi oleh SDM muda yang unggul, terampil, dan mampu menjawab tantangan global. Pendidikan vokasi harus menjadi motor penggerak lahirnya petani milenial dan wirausahawan muda pertanian,” katanya.

Senada hal itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP)Idha Widi Arsanti menekankan pentingnya penguatan kolaborasi dengan dunia industri untuk meningkatkan kualitas lulusan pendidikan vokasi.

“Link and match antara lembaga pendidikan vokasi dengan dunia industri harus terus diperkuat agar lulusan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan lapangan kerja serta mampu menciptakan peluang usaha secara mandiri,” katanya.

Sementara Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin, menyampaikan bahwa kemitraan strategis dengan Iduka merupakan implementasi nyata revitalisasi pendidikan vokasi pertanian yang berorientasi pada peningkatan kompetensi dan daya saing global.

SMKPPN Sembawa

Kepala SMKPPN Sembawa, Budi Santoso mengatakan penandatanganan MoU dilaksanakan di kampus sekolah pada rangkaian kegiatan ´Pengukuhan dan Pelepasan Siswa Kelas XII Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Kamis (21/5). 

"Kerjasama yang dibangun mencakup sejumlah bidang strategis, di antaranya praktik kerja lapangan, sinkronisasi kurikulum berbasis industri, pengembangan Teaching Factory (TeFa) dan sertifikasi kompetensi hingga peluang penyerapan lulusan di dunia kerja," ungkap Budi Santoso.

Dalam kesempatan tersebut, katanya lagi, SMK-PP Negeri Sembawa menandatangani MoU dengan tujuh instansi dan perusahaan dari sektor pemerintahan dan Iduka.

Mitra kerja sama tersebut meliputi CV Agro Jovinn Farm, CV Pulau Jaya Mandiri Farm, Green House Sumatera Selatan Indonesia, PT Bukit Arta Sentosa, PT Gotama Arifsyah Estate, LPK D’Sakura Cendekia, dan BP3MI Sumatera Selatan.

Kegiatan tersebut turut disaksikan Staf Khusus Menteri Pertanian Sam Herodian, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian Muhammad Amin, Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin Erwin Ibrahim dan dihadiri jajaran manajemen sekolah, mitra industri, stakeholder, guru, dan peserta didik.

Kolaborasi Iduka

Kepala SMK-PP Negeri Sembawa, Budi Santoso, menegaskan bahwa kolaborasi dengan Iduka merupakan bagian penting mewujudkan pendidikan vokasi yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

"Kerjasama diharapkan mampu membuka akses pembelajaran lebih luas bagi siswa, meningkatkan kompetensi lulusan sekaligus memperbesar peluang kerja maupun kewirausahaan di sektor pertanian modern," katanya.

Melalui penandatanganan MoU tersebut, ungkap Budi Santoso, SMK-PP Negeri Sembawa berharap dapat terus memperluas jejaring kemitraan dan menghadirkan pendidikan vokasi pertanian yang berkualitas, modern, serta mendukung percepatan pembangunan pertanian nasional menuju swasembada pangan dan terwujudnya pertanian Indonesia yang maju, mandiri, dan modern.

“Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, memperluas akses pengalaman industri bagi siswa dan percepat penyerapan lulusan di dunia kerja,” ujarnya. [wulan/titin/timhumas smkppnsembawa]

 

 

 

 

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup