24 Juli 2026
Pertanian

Pertahankan Sertifikasi ISO, SMKPP Kementan Buktikan Komitmen Mutu dan Integritas

post-img
SMKPPN BANJARBARU: Kepala SMKPPN Banjarbaru, Angga Tri AP [duduk ke-4 kiri] didampingi Wakil Kepala Sekolah, Airin Nurmarita; Kasubag TU, Johan Pujianto dan manajemen puncak sekolah bersama Lead Auditor KAN, Agustin Raudatul F dan auditor Made Gede Prawira usai penyerahan Sertifikat ISO.

BANJARBARU  (Kepopedia) - SMK-PP Negeri Banjarbaru sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Kementerian Pertanian RI (Kementan) senantiasa menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan tata kelola manajemen.

Kepala SMKPPN Banjarbaru, Angga Tri Aditia Permana mengatakan sebagai bentuk nyata komitmen tersebut, Kementan kembali menggelar Audit Sertifikasi ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu dan ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan pada 9 - 10 April 2026.

Audit dilakukan oleh Garuda Sertifikasi Indonesia, lembaga sertifikasi yang telah terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN). 

Upaya SMKPPN Banjarbaru sejalan dengan arahan Menteri Pertanian RI (Mentan) Andi Amran Sulaiman yang menekankan pentingnya menjaga dan meningkatkan mutu satuan pendidikan di lingkungan Kementan.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti, mendorong seluruh sekolah vokasi Kementan senantiasa meningkatkan standar mutu pendidikan dan menerapkan tata kelola pemerintahan yang baik. 

"Hal ini penting guna mendukung keberhasilan indikator Reformasi Birokrasi, yang terkait erat dengan penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan atau (SMAP) sebagai upaya menciptakan birokrasi bersih dan bebas dari praktik penyuapan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin, menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia menjadi kunci dalam pembangunan sektor pertanian. 

SMKPPN Banjarbaru

Kepala SMKPPN Banjarbaru, Angga Tri AP mengatakan kegiatan diawali pembukaan di aula kampus, dihadiri oleh jajaran manajemen, tenaga pendidik dan tim auditor dari Garuda Sertifikasi Indonesia yang telah diakreditasi oleh KAN.

"Selanjutnya, proses audit dilakukan menyeluruh terhadap manajemen puncak. Mulai wakil kepala sekolah, ketua tim kerja, koordinator, ketua jurusan, hingga para guru," katanya.

Angga Tri AP menambahkan, kegiatan audit bertujuan agar berharap lembaga pendidikan vokasi seperti SMK-PP lingkup Kementan mampu mencetak generasi muda yang inovatif, adaptif dan siap kerja.

Pada penutupan audit, Lead Auditor KAN, Agustin Raudatul F bersama auditor Made Gede Prawira menyampaikan bahwa SMK-PP Negeri Banjarbaru direkomendasikan untuk mempertahankan kedua Sertifikasi ISO tersebut.

“Berdasarkan hasil audit selama dua hari, kami merekomendasikan SMK-PP Negeri Banjarbaru untuk tetap mempertahankan status sertifikasinya. Selamat atas capaian ini,” kata Agustin.

Menanggapi hasil tersebut, Angga Tri AP apresiasi dan mengaku bangga atas kerja sama seluruh tim bagi kelancaran Audit Sertifikasi ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu dan ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan.

“Alhamdulillah, hasil audit menunjukkan capaian yang baik. Terima kasih atas kerja sama, komunikasi, dan kolaborasi dari seluruh pihak,” katanya.

Angga Tri AP menambahkan, hasil audit akan menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan berkelanjutan, terutama memperkuat peran lembaga sebagai penyedia layanan publik di bidang pendidikan vokasi pertanian.

“Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas layanan ke depan,” pungkasnya. [Tim Ekpos SMKPPN Banjarbaru]

 

 

 

 

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup