17 September 2026
Pertanian

Juara Umum Lomba PMR Tingkat Wira Kalsel, SMKPN Kementan Toreh Prestasi Gemilang

post-img
SMKPPN BANJARBARU: Kepala SMKPPN Banjarbaru, Angga Tri A.P. [insert kiri atas] apresiasi capaian Juara 1 Cuci Tangan Pakai Sabun: Arya Bima Putra, Naila Azkia, Jannah Nur Atha, Lutfhiana Solekha, Nurul Afiah, Syifa Maulida dan Indri Rhamadani; Juara 2 Tandu Cepat 1: Muhammad Fawwaz Nurkholis, Ridho Ramadan, dan Vien Agus Tina Tando; Juara Harapan 1 PRS 1: Talita Hasna Humaira Noor, Myriam Berliani Novembrina dan Salsabila Riyandika Syakiib.

BANJARBARU (Kepopedia) - Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan Negeri (SMK-PPN) Banjarbaru kembali mengirimkan delegasi Palang Merah Remaja (PMR) SMK-PP Negeri Banjarbaru pada Lomba PMR se-Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kepala SMKPPN Banjarbaru, Angga Tri Aditia Permana mengatakan kali ini, kontingen sekolah sukses kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat provinsi dengan membawa pulang sejumlah piala dari ajang Lomba Kepalangmerahan se-Kalimantan Selatan Terbuka.

Kompetisi tingkat wira digelar oleh PMR SMA Negeri 6 Banjarmasin, yang diselenggarakan selama dua hari, 12 - 13 September 2026. Sekolah mengirimkan 28 siswa dari kelas X dan XI, dengan 10 tim.

Seperti diketahui, Kementerian Pertanian RI (Kementan) terus berusaha mencetak SDM Pertanian yang unggul dan berdaya saing, Kementan terus melakukan gebrakan. 

Selain melalui pelatihan vokasi yang baru-baru ini serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia, Kementan mendorong melalui pendidikan vokasi yang juga menjadi kunci terhadap cikal bakal lahirnya petani milenial.

SDM Pertanian

Menteri Pertanian RI (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, sekolah vokasi seperti SMK-PP, Polbangtan dan PEPI memiliki peran penting untuk memajukan pertanian. 

"Pertanian pun dapat di digarap dengan cara-cara kekinian, namun hal tersebut harus didukung oleh SDM yang memadai," katanya.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPSDMP), Kementan, Idha Widi Arsanti mengatakan, di tangan milenial dan generasi Z pembangunan pertanian akan dijalankan. 

“Kalian semua adalah motor penggerak pertanian di negara yang kita cintai ini, terlepas dari generasai pendahulu kalian yang saat ini sudah menjadi penggerak dan pelopor pembangunan pertanian,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin, menegaskan bahwa lembaga pendidikan vokasi pertanian memiliki tanggung jawab strategis dalam mencetak generasi muda yang kompeten, inovatif, dan siap terjun langsung dalam pembangunan sektor pertanian.

SMKPPN Banjarbaru

Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru, Angga Tri A.P., mengatakan perlombaan menjadi wadah unjuk ketangkasan, pengetahuan kemanusiaan, dan kesiapsiagaan bagi seluruh pelajar tingkat MA/Wira/Madya se-Kalimantan Selatan.

"Berbekal latihan keras dan kerja sama tim yang solid, perwakilan tingkat Wira dari SMK PP Negeri Banjarbaru sukses mendominasi beberapa cabang lomba, dan berhasil menjadi Juara Umum Tingkat Wira Sekalimantan Terbuka dan juga berhasil meraih 3 piala di antaranya," katanya.

Juara 1 Cuci Tangan Pakai Sabun dengan tim, Arya Bima Putra (XI ATP), Naila Azkia (X ATPH), Jannah Nur Atha (X APHP), Lutfhiana Solekha (X ATPH), Nurul Afiah (X ATPH), Syifa Maulida (X ATPH) dan Indri Rhamadani (X APHP).

Juara 2 Tandu Cepat 1 dengan tim, Muhammad Fawwaz Nurkholis (X ATP B), Ridho Ramadan (X ATP B), dan Vien Agus Tina Tando (X ATPH).

Terakhir, Juara Harapan 1 PRS 1 dengan tim, Talita Hasna Humaira Noor (XI ATPH B), Myriam Berliani Novembrina (XI ATPH A), dan Salsabila Riyandika Syakiib (XI ATPH A). [Tim Ekpos SMKPPN Banjarbaru]

 

 

 

 

 

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup