26 Mei 2026
Pertanian

Prestasi Gemilang! 17 Siswa SMK PPN Kementan Tembus PTN Jalur SNBP 2026

post-img
SMKPPN SEMBAWA: Kepala SMKPPN Sembawa, Budi Santoso mengatakan berdasarkan hasil pengumuman SNBP pada 31 Maret 2026, sebanyak 17 siswa yang lolos, terdiri atas 4 siswa diterima di IPB University (IPB) Bogor, 12 siswa diterima di Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang, dan 1 siswa diterima di Politeknik Negeri Sriwijaya.

BANYUASIN (Kepopedia) - Sekolah Menengah Kejuruan Pembangunan Pertanian Negeri (SMK PPN) Sembawa lingkup Kementerian Pertanian RI (Kementan) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional.

Kepala SMKPPN Sembawa, Budi Santoso mengatakan sebanyak 17 siswa/i sekolah dinyatakan lulus Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 ] pada sejumlah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) terkemuka di Indonesia.

Berdasarkan hasil pengumuman SNBP pada 31 Maret 2026, sebanyak 17 siswa yang lolos, terdiri atas 4 siswa diterima di IPB University (IPB) Bogor, 12 siswa diterima di Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang, dan 1 siswa diterima di Politeknik Negeri Sriwijaya.

Capaian tersebut sejalan arahan Menteri Pertanian RI (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa keberhasilan siswa SMK PP Kementan adalah sinyal positif bagi masa depan regenerasi petani di Indonesia.

"Lulusnya belasan siswa bukan sekadar angka, tapi bukti bahwa anak muda kita punya minat dan kualitas akademik yang mumpuni di sektor pertanian. Kita butuh intelektual muda untuk menggerakkan smart farming di masa depan," katanya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti mengungkapkan bahwa kurikulum yang diterapkan di SMK PP Kementan telah berhasil menyeimbangkan antara keterampilan praktis dan penguasaan teori.

"Kami terus mendorong transformasi pendidikan vokasi. Capaian ini membuktikan bahwa lulusan SMK Pertanian tidak hanya siap kerja, tapi juga sangat layak bersaing di jenjang pendidikan tinggi terbaik," katanya.

SMKPPN Sembawa

Kepala SMKPPN Sembawa, Budi Santoso mengatakan berdasarkan hasil pengumuman SNBP pada 31 Maret 2026, sebanyak 17 siswa yang lolos, terdiri dari 4 siswa diterima di IPB Bogor yakni M Syahri Ramadhan, Zukhron Azhary, Triya Febriyanto, Marja Waira.

Sebanyak 12 siswa diterima pada Unsri Palembang yakni M Aziz Muzakie, Nicahaya, Selly Desclaviana, Masayu Wahidah, Alief Hazriel Akbar, Intan Wulandari, Rico Ferdiansyah, Dewa Candra Winata, Ragil Intan Diah, Zahra Kathrina, Vyca Oktrisyah, Feliza Khaelafia, dan satu siswa diterima di Politeknik Negeri Sriwijaya yakni Ria Amelia.

"Sekolah vokasi adalah jembatan emas bagi anak muda pedesaan untuk meraih masa depan yang gemilang sekaligus memajukan potensi daerah masing-masing," katanya.

Budi Santoso menambahkan, keberhasilan tersebut menjadi bukti kualitas pendidikan vokasi pertanian yang semakin kompetitif dan relevan dengan kebutuhan akademis masa kini. 

"Para siswa tersebut tersebar di berbagai program studi strategis, mulai dari teknologi pangan, agribisnis, hingga peternakan," ungkapnya lagi.

Harapan ke depan, Budi Santoso menambahkan bahwa prestasi tahun 2026 merupakan buah manis dari kerja keras para guru pembimbing dan kedisiplinan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran.

"Alhamdulillah, 17 siswa kami berhasil melenggang ke PTN jalur prestasi. Kami berpesan agar para siswa tetap menjaga nama baik almamater dan terus berinovasi di kampus baru mereka nanti," katanya lagi.

Sementara Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin menegaskan bahwa keberhasilan siswa-siswi vokasi menembus perguruan tinggi negeri maupun pasar kerja internasional adalah bukti bahwa pendidikan pertanian kita memiliki daya saing yang luar biasa. [wulan/titin/timhumas smkppnswmbawa]

 

 

 

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup