26 Mei 2026
Intelijen

Hadapi Era 4.0, Sekolah Tinggi Intelijen Negara Siapkan Aplikasi Smart STIN

post-img
WISUDA STIN: Aplikasi Smart STIN untuk menyiapkan calon intelijen menghadapi perubahan-perubahan teknologi yang amat cepat. Pasalnya, STIN berperan penting dalam menghasilkan sumber daya intelijen bagi kebutuhan BIN dan institusi negara lainnya.

BOGOR - Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) tengah menyiapkan aplikasi untuk kalangan internal guna mendukung kegiatan pembelajaran intelijen, yang diberi  nama Smart STIN.
 
Ketua STIN Brigjen TNI Rodon Pedrason mengatakan aplikasi Smart STIN sebagai salah satu langkah institusi di bawah naungan Badan Intelijen Negara (BIN) ini memasuki era revolusi industri 4.0.

"Soft launching aplikasi akan dilakukan langsung oleh Kepala BIN (Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan) dalam waktu dekat," kata Rodon melalui keterangan tertulis.

Informasi rencana peluncuran Smart STIN bertepatan dengan wisuda mahasiswa sarjana Angkatan XII serta pascasarjana Angkatan III dan IV, di Auditorium Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, Kampus STIN, Sentul, Bogor, Jawa Barat pada Sabtu (19/8).

Jumlah wisudawan yang akan mengikuti prosesi wisuda 2019  terdiri atas 123 taruna dan 37 mahasiswa pascasarjana.

Wisuda mengusung tema 'Revitalisasi STIN Berbasis Teknologi Informasi Guna Menghasilkan Intelijen Tangguh dan Profesional dalam Rangka Terwujudnya Keamanan Nasional'. Rodon mengatakan tema itu dipilih sebagai antisipasi mengantisipasi era revolusi industri 4.0

"Era yang ditandai dengan kemajuan teknologi dalam berbagai bidang, khususnya kecerdasan buatan, robot, blockchain, teknologi nano, komputer kuantum, bioteknologi, dan internet of things," katanya.
 
Rodon mengatakan aplikasi Smart STIN tak lain adalah untuk menyiapkan calon intelijen menghadapi perubahan-perubahan teknologi yang amat cepat. "STIN berperan penting dalam menghasilkan sumber daya intelijen bagi kebutuhan BIN dan institusi negara lainnya," kata dia. 

Sebanyak 40 lulusan STIN Angkatan XII/2019 langsung didistribusikan ke sembilan kementerian/lembaga, termasuk TNI. Semua atas permintaan kementerian/lembaga tersebut.
 
Rodon mengatakan semua prodi yang ada di STIN tercatat telah terakreditasi A. Hal ini menjadi bukti komitmen STIN untuk terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan, baik secara kelembagaan maupun aspek keilmuan. 

Wisuda STIN ke-12 pada 2019 dijadwalkan dihadiri oleh pendiri STIN Jenderal TNI (Purn) Hendropriyono; Kepala BIN Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan; Wakil Kepala BIN Letnan Jenderal TNI (Purn) Teddy Lhaksmana WK; Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko; dan Anggota DPR RI Efendi Simbolon. 

Pada Wisuda STIN ke-12, KSP Moeldoko akan memberikan orasi ilmiah bertema 'Situasi Politik Indonesia dan Ancamannya terhadap Keamanan Nasional'. [Mac]

 


 

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup