BOGOR - Wisuda ke-12 bagi mahasiswa/i Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) menggelar wisuda Sarjana Angkatan XII serta Pascasarjana Angkatan III dan IV berlangsung di Auditorium Letjen TNI (Purn) Marciano Norman di kampus STIN, Sentul, Bogor, Jawa Barat pada Senin (19/8).
Wisuda STIN ke-12 dihadiri oleh pendiri STIN Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan, Wakil Kepala BIN Letnan Jenderal TNI (Purn) Teddy Lhaksmana WK, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko dan Anggota DPR RI Efendi Simbolon.
Ketua STIN Brigjen TNI Rodon Pedrason mengatakan, Wisuda STIN 2019 mengusung tema 'Revitalisasi STIN Berbasis Teknologi Informasi Guna Menghasilkan Intelijen Tangguh dan Profesional dalam Rangka Terwujudnya Keamanan Nasional'.
"Tema yang dirumuskan tersebut bukanlah tema yang absurd, tetapi tema yang menjadi keinginan pimpinan STIN dan seluruh sivitas akademika STIN untuk mengantisipasi era Revolusi Industri 4.0," katanya.
Hal itu, ungkap Rodon, ditandai dengan kemajuan teknologi dalam berbagai bidang, khususnya kecerdasan buatan [artificial intelligence], robot, blockchain, teknologi nano, komputer kuantum, bioteknologi dan internet of things.
Tahun ini, tambah Rodon, jumlah wisudawan yang mengikuti prosesi wisuda terdiri dari 123 taruna dan 37 mahasiswa pascasarjana.
Dia juga menjelaskan perihal salah satu program STIN untuk memasuki era revolusi industri 4.0 yakni pembuatan dan penggunaan aplikasi Smart STIN. Soft launching aplikasi ini dijadwalkan akan dilakukan oleh Kepala BIN Budi Gunawan dalam waktu dekat.
Selain itu, sebagai lembaga pendidikan tinggi khusus intelijen di bawah naungan Badan Intelijen Negara (BIN), STIN berperan penting dalam menghasilkan sumber daya intelijen bagi kebutuhan BIN dan institusi negara lainnya.
40 orang lulusan STIN Angkatan XII, 2019, langsung ditempatkan pada sembilan Kementerian/Lembaga (KL) dan TNI sesuai dengan permintaan dari masing-masing KL.
"STIN terus berupaya untuk seoptimal mungkin membekali saudara-saudara para wisudawan dengan berbagai ilmu, pengetahuan dan tekonologi agar saudara-saudara memiliki kompetensi yang mumpuni sebagai agen intelijen dan akademisi intelijen melalui serangkaian kegiatan pembelajaran, pelatihan dan pengasuhan," imbuhnya.
Rodon menuturkan, semua program pendidikan (Prodi) yang ada di STIN, saat ini tercatat telah terakreditasi A. Hal ini menjadi bukti nyata komitmen STIN untuk terus melakukan upaya peningkatkan mutu pendidikan baik secara kelembagaan maupun aspek keilmuan. [Mac]