26 Mei 2026
Pertanian

Kualitas Pembelajaran, SMKPPN Kementan gelar in House Training Kurikulum Deep Learning

post-img
SMKPPN BANJARBARU: Sebanyak 52 peserta dari SMKPPN Banjarbaru, SMKPP Negeri Kupang dan SMKPP Negeri Sembawa bersama Kepala SMKPPN Banjarbaru, Yudi Astoni [depan, ke-5 kiri] didampingi Kasubbag TU Johan usai pembukaan in House Training (IHT) Deep Learning Kurikulum di Banjarbaru.

BANJARBARU - Guna menciptakan lulusan yang kompeten dan berdaya saing, Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan (SMKPP) Negeri Banjarbaru terus berkomitmen meningkatan kualitas pendidikan vokasi pertanian melalui penyelenggaraan in House Training (IHT) Deep Learning Kurikulum. 

Kepala SMKPPN Banjarbaru, Yudi Astoni mengatakan, in House Training diikuti oleh seluruh tenaga pendidik dan kependidikan sebagai bagian dari penguatan implementasi kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri pertanian.

Menteri Pertanian RI (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyampaikan pelaksanaan in House Training kurikulum Deep Learning di SMKPP Negeri Kementan, adalah langkah konkret membangun pendidikan vokasi pertanian yang adaptif terhadap tantangan zaman. 

"Melalui pendekatan Deep Learning, kita sedang menyiapkan generasi petani milenial yang tidak hanya terampil, tetapi juga inovatif dan siap menjadi pelaku utama pembangunan pertanian modern Indonesia," katanya.

Senada hal itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti dalam arahannya menyampaikan bahwa in House Training merupakan langkah strategis dalam mewujudkan SDM pertanian unggul.

"Kami mengapresiasi inisiatif SMKPP Negeri lingkup Kementan mengadopsi kurikulum Deep Learning. Sejalan arah kebijakan Kementan menciptakan petani milenial adaptif, inovatif dan berdaya saing global," katanya.

SMKPPN Banjarbaru
Kepala SMKPPN Banjarbaru, Yudi Astoni mengatakan, kegiatan in House Training digelar di aula kampus SMKPP Negeri Banjarbaru selama tiga hari, 1 - 3 September 2025. 

"Adapun peserta berasal dari SMKPP Negeri Banjarbaru, serta mengundang peserta dari SMKPP Negeri Kupang dan SMKPP Negeri Sembawa," katanya saat membuka in House Training.

Kali ini terdapat 52 peserta, ungkap Yudi Astoni, diharapkan peserta dapat mengikuti kegiatan dengan baik, fokus dan serius. Narasumber diharapkan memberikan materi-materi terbaik bagi guru-guru sebagai pendidik di sekolah vokasi.

“Kegiatan in House Training merupakan bentuk mengikuti arahan dari Kementerian Pendidikan Dasar, untuk dapat melaksanakan pembelajaran di tahun ajaran baru, sudah dapat melakukan kegiatan menggunakan kurikulum nasional dengan pendekatan Deep Learning, khususnya sebagai sekolah pertanian,” katanya.

Yudi Astoni mengatakan, in House Training mengundang narasumber diantaranya Syailani yang merupakan pengawas sekolah, yang kali ini memberikan materi terkait Kebijakan Pembelajaran Mendalam, Pola Berfikir Bertumbuh dan Kerangka dan Prinsip Pembelajaran Mendalam.

Pemateri kedua, Sujoni, pengajar yang memberikan materi terkait Assesmen dalam Pembelajaran Mendalam, Perencanaan Pembelajaran Mendalam, Implementasi dan Refleksi Pembelajaran Mendalam, Inkuiri Kolaboratif dan Rencana Tindak Lanjut. [Tim Ekpos SMK-PPN Banjarbaru]

 

 

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup