21 Oktober 2026
Pertanian

Kementan Perkuat Kompetensi SDM Peternakan Terapkan Kesejahteraan Hewan

post-img
BBPKH CINAGARA: Kabalai Cinagara, Inneke Kusumawaty dan Direktur Polbangtan Yoma, R Hermawan bersama 35 Dosen dan PLP Polbangtan Yoma seusai pembukaan `Pelatihan Animal Welfare Officer` di Kampus Magelang bagi penguatan kompetensi, yang diharapkan melahirkan SDM peternakan yang menguasai keterampilan teknis, juga memiliki kesadaran etis, profesionalisme dan tanggung jawab menerapkan kesejahteraan hewan.

MAGELANG (Kepopedia) - Kesejahteraan hewan menjadi bagian penting mewujudkan praktik peternakan profesional, bertanggung jawab, dan berdaya saing. Guna memperkuat penerapan prinsip tersebut, Kementerian Pertanian RI (Kementan) menggelar ´Pelatihan Animal Welfare Officer´ di Magelang, Provinsi Jawa Tengah (Jateng) bagi 35 Dosen dan Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) Polbangtan YoMa.

Pelatihan yang berlangsung di Kampus Magelang dibuka oleh Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang (Polbangtan YoMa) R, Hermawan dihadiri oleh Kepala Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara, Inneke Kusumawaty pada Senin (19/10).

Kabalai Cinagara, Inneke Kusumawaty mengatakan, kegiatan pelatihan bertujuan memperdalam pemahaman dan keterampilan Dosen dan PLP menerapkan prinsip kesejahteraan hewan pada kegiatan pendidikan, praktikum, dan pemeliharaan ternak.

Hal senada dikemukakan Direktur Polbangtan YoMa, R. Hermawan, bahwa penguatan kompetensi Dosen dan PLP merupakan bagian penting menjaga kualitas pendidikan vokasi pertanian, termasuk membentuk pemahaman dan praktik kesejahteraan hewan di lingkungan kampus.

Kegiatan pelatihan sejalan arahan Menteri Pertanian RI (Mentan) Andi Amran Sulaiman bahwa profesionalisme SDM pertanian dan peternakan berperan penting menjaga kualitas serta keamanan pangan yang dihasilkan.

“Ketahanan pangan tidak hanya ditentukan oleh produksi, juga kualitas dan jaminan keamanan produk pangan yang dihasilkan," katanya.

Menurutnya, SDM pertanian dan peternakan harus profesional, kompeten dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pangan aman, sehat, utuh dan halal.

Sejalan dengan itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti menekankan pentingnya pelatihan dan sertifikasi untuk memastikan tenaga profesional memiliki kompetensi sesuai kebutuhan di lapangan.

“Penguatan SDM menjadi fondasi utama pembangunan pertanian, melalui sertifikasi, pelatihan dan resertifikasi kompetensi, kita memastikan tenaga profesional di lapangan memiliki kemampuan terukur, adaptif dan mampu memberikan edukasi serta pelayanan terbaik pada masyarakat,” katanya.

BBPKH Cinagara
Kabalai Cinagara, Inneke Kusumawaty mengatakan, kesejahteraan hewan perlu menjadi bagian integral dari pengembangan sektor peternakan. 

"Penerapannya tidak hanya berkaitan dengan aspek etika, juga mendukung kesehatan hewan, kualitas produk peternakan dan daya saing di pasar global," katanya.

Menurutnya, modernisasi peternakan harus tetap selaras dengan etika dan kaidah kesejahteraan hewan. Pemahaman animal welfare perlu menjadi bagian penting dalam pengembangan kompetensi SDM di bidang peternakan dan kesehatan hewan.

"Prinsip kesejahteraan hewan harus diterapkan pada berbagai tahapan penanganan hewan, mulai dari pemeliharaan, pemberian pakan dan minum, hingga penanganan di laboratorium dan rumah potong hewan," kata Inneke Kusumawaty.

Penerapan prinsip tersebut, ungkapnya lagi, juga perlu didukung dengan biosekuriti yang baik dan langkah pencegahan penyakit, termasuk penyakit zoonosis.

Polbangtan YoMa
Direktur Polbangtan YoMa, R. Hermawan mengatakan pemahaman tentang kesejahteraan hewan harus menjadi bagian dari kompetensi tenaga pendidik dan kependidikan. 

"Kami berharap melalui pelatihan, dosen dan PLP tidak hanya memperoleh pengetahuan, juga mampu menerapkan prinsip animal welfare pada kegiatan pembelajaran, praktikum dan pemeliharaan ternak, sehingga dapat menanamkan praktik peternakan yang baik kepada mahasiswa,” katanya.

Menurutnya, penerapan kesejahteraan hewan juga berkaitan dengan upaya meningkatkan kualitas pengelolaan peternakan, kesehatan hewan, serta keamanan pangan asal hewan. 

"Penguatan kompetensi SDM menjadi salah satu langkah penting mendukung pembangunan pertanian yang produktif dan berkelanjutan," ungkap Hermawan.

Kesejahteraan Hewan
Hermawan menambahkan, dalam lingkungan pendidikan vokasi, dosen dan PLP memiliki peran strategis untuk memastikan penerapan kesejahteraan hewan berjalan secara konsisten. 

"Dosen dapat mengintegrasikan prinsip animal welfare ke dalam kurikulum dan proses pembelajaran, sedangkan PLP berperan memastikan kegiatan praktikum di laboratorium maupun instalasi ternak berlangsung sesuai kaidah bioetika dan standar yang berlaku," katanya.

Selama empat hari pelatihan, ungkap Hermawan, peserta diharapkan memperdalam pemahaman mengenai prinsip animal welfare, termasuk konsep Five Freedoms atau Lima Kebebasan Hewan. 

"Prinsip tersebut menjadi landasan untuk memenuhi kebutuhan dasar hewan serta memastikan hewan terlindungi dari rasa lapar dan haus, ketidaknyamanan, rasa sakit dan penyakit, ketakutan dan stres, serta memiliki kesempatan mengekspresikan perilaku alaminya," katanya lagi.

Kompetensi SDM
Kabalai Cinagara, Inneke Kusumawaty mengatakan, melalui pelatihan ini, BBPKH Cinagara dan Polbangtan YoMa memperkuat sinergi meningkatkan kualitas SDM pertanian, khususnya di bidang peternakan dan kesehatan hewan. 

"Kompetensi yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan bagi pelaksanaan tugas profesional sekaligus ditransfer kepada mahasiswa sebagai calon tenaga profesional di sektor peternakan," katanya.

Inneke Kusumawaty menambahkan, penguatan kompetensi tersebut diharapkan melahirkan SDM peternakan yang tidak hanya menguasai keterampilan teknis, juga memiliki kesadaran etis, profesionalisme dan tanggung jawab menerapkan kesejahteraan hewan. 

"Dengan demikian, pendidikan vokasi dapat berkontribusi membangun praktik peternakan yang lebih baik, berkelanjutan dan berorientasi pada kualitas hasil produksi," katanya. [yudi/timhumas bbpkhcinagara]

 

 

 

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup