31 Mei 2026
Pertanian

Percepat Tanam, Kementan Genjot Pemanfaatan Lahan CSR di Musi Banyuasin

post-img
SMKPPN SEMBAWA: Kepala BPPSDMP Kementan, Idha Widi Arsanti [tengah] memimpin kegiatan Tanam Bersama lahan CSR di Kabupaten Musi Banyuasin didampingi Kepala SMKPPN Sembawa, Budi Santoso [ke-3 kanan] pimpinan TNI Polri Sumsel dan PJ Brigade Pangan Sumsel, Inneke Kusumawaty [kanan].

MUSI BANYUASIN  (Kepopedia) - Kementerian Pertanian RI (Kementan) terus mengakselerasi pemanfaatan lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, di antaranya melalui kegiatan Tanam Bersama di Kecamatan Sungai Lais, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Provinsi Sulawesi Selatan pada Kamis (2/4).

Kegiatan Tanam Bersama dipimpin langsung oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti, sebagai bagian dari upaya percepatan tanam pada lahan-lahan baru hasil program cetak sawah.

Menteri Pertanian RI (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa optimalisasi lahan menjadi langkah strategis dalam menjaga ketersediaan pangan nasional.

“Kementan harus bekerja luar biasa. Pemanfaatan lahan tidur dan optimalisasi lahan CSR merupakan bagian dari strategi besar untuk memastikan ketersediaan pangan dan mewujudkan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia,” tegasnya.

Di lapangan, Idha Widi Arsanti menyampaikan bahwa kesiapan Kabupaten Musi Banyuasin dalam mendukung percepatan tanam perlu diiringi dengan penguatan lintas sektor, mulai dari ketersediaan alsintan, benih, hingga pendampingan penyuluh pertanian.

“Target awal 700 hektar, dan pada awal pekan depan ditingkatkan menjadi 1.700 hektar tanam padi. Masih terdapat sekitar 22.000 hektar lahan CSR yang belum ditanami dan ditargetkan dapat diselesaikan pada April ini,” katanya.

Dia menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak untuk memastikan percepatan tanam berjalan optimal di wilayah tersebut.

“Dengan dukungan teknologi, efisiensi meningkat dan indeks pertanaman dapat dimaksimalkan,” ujarnya.

SMKPPN Sembawa

Pemerintah daerah Kabupaten Musi Banyuasin juga menyatakan komitmennya dalam mendukung program percepatan tanam. Hal ini disampaikan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ahmad Toyibir, yang mewakili Bupati Musi Banyuasin.

“Kunci keberhasilan ada pada semangat petani dan penyuluh. Tidak boleh ada lahan yang tidak ditanam, dan Alsintan harus dimanfaatkan secara optimal,” tegasnya.

Kegiatan tanam bersama ini turut melibatkan berbagai unsur, antara lain Forkopimda Kabupaten Musi Banyuasin, TNI-Polri, jajaran Kejaksaan, serta penyuluh pertanian, Babinsa, dan Brigade Pangan yang berperan aktif dalam mendukung percepatan tanam di lapangan.

Melalui langkah ini, Kementan optimistis percepatan tanam di lahan CSR mampu meningkatkan produksi padi sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin, menyebut lahan CSR sebagai ruang transformasi pertanian dari sistem tradisional menuju modern melalui penerapan mekanisasi dan teknologi presisi. [wulan/titin/timhumas smkppnsembawa]

 

 

 

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup