31 Mei 2026
Pertanian

Peningkatan Produksi Pangan, Kementan gelar Gertam CSR di Muara Enim Sumsel

post-img
SMKPPN SEMBAWA: Staf Ahli Mentan Bidang Infrastruktur, Ali Jamil didampingi Kepala SMKPPN Sembawa, Budi Santoso dan sejumlah pejabat Kementan serta Forkopimda Muara Enim dan Sumsel hadir pada Gertam CSR di Desa Kayuara Batu, Kecamatan Muara Belida, Kabupaten Muara Enim, Sumsel.

MUARA ENIM - Kementerian Pertanian RI (Kementan) memperkuat komitmen ketahanan pangan nasional melalui Gerakan Tanam pada lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Desa Kayuara Batu, Kecamatan Muara Belida, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan, Senin (15/12).

Kepala SMKPPN Sembawa, Budi Santoso mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian percepatan tanam sekaligus optimalisasi lahan baru untuk meningkatkan produktivitas padi dan kesejahteraan petani. 

Selain simbol dimulainya musim tanam, kata Budi Sanoso, Gertam juga memperkuat sinergi pemerintah pusat, daerah, dan pelaku pertanian dalam memanfaatkan lahan CSR secara maksimal dan berkelanjutan.

Gertam CSR sejalan arahan Menteri Pertanian RI (Mentan) Andi Amran Sulaiman bahwa Program CSR dan Gertam strategis bertujuan menjaga ketersediaan pangan.

“Kementan mendorong pemanfaatan lahan optimal melalui Program CSR. Gertam serentak diharapkan meningkatkan produksi padi, memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan pendapatan petani,” katanya.

Hal senada dikemukakan Kepala Badan Penyuluhan dan PPSDMP Idha Widi Arsanti bahwa keberhasilan program sangat bergantung pada kualitas SDM pertanian.

“BPPSDMP Kementan menyiapkan petani dan penyuluh kompeten, adaptif, inovatif dengan pendampingan berkelanjutan agar lahan cetak sawah dikelola produktif dan berkelanjutan,” katanya.

SMKPPN Sembawa

Kepala SMKPPN Sembawa, Budi Santoso memastikan komitmen pihaknya selaku UPT pendidikan vokasi BPPSDMP Kementan untuk mendukung program strategis Kementan seperti Gertam CSR di Kabupaten Muara Enim.

"Guna memaksimalkan pemanfaatan lahan CSR, meningkatkan indeks pertanaman dan kontribusi nyata pada produksi pangan nasional," katanya.

Budi Santoso menambahkan, perluasan Program CSR menjadi langkah strategis untuk menambah areal tanam dan meningkatkan produktivitas padi di Muara Enim dan Sumatera Selatan.

Kegiatan Gertam CSR di Muara Enim dihadiri ole Staf Ahli Menteri Pertanian (Mentan) Bidang Infrastruktur, Ali Jamil yang mengunjungi lokasi dalam rangka Gertam Padi Program CSR.

Gertam CSR juga diikuti oleh Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi (Pusdatin) Kementan, Intan Rahayu; Direktur Serealia, Rachmat, Kepala SMKPP Negeri Sembawa, Budi Santoso; perwakilan Balai Perakitan dan Modernisasi Pertanian Sumsel, Kepala Dinas Pertanian TPH Sumsel; Komandan Korem 044/Garuda Dempo; Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumsel; Kepala Dinas TPH dan Peternakan Muara Enim; Dandim Kodim 0404/Muara Enim; Kapolres Muara Enim, Camat Muara Belida; kepala desa setempat; dan sejumlah penyuluh pertanian.

CSR 37 Ribu Hektar

Ali Jamil menekankan percepatan Program CSR dan optimalisasi sistem irigasi. Di Sumsel, program Oplah menargetkan cetak sawah seluas 37.000 hektar, dengan SID mencapai 6.149 hektare.

"Pembukaan lahan oleh Dandim pekan ini mencapai 10 hektar, akan dipasang tanggul agar air sungai tidak masuk lahan,” katanya.

Danrem 044/Garuda Dempo Tri Budi menyampaikan, Pemkab Muara Enim mendukung Program Cetak Sawah Rakyat untuk mewujudkan swasembada pangan.

“Saya mengapresiasi dukungan Kementerian Pertanian RI, mulai pupuk bersubsidi, bantuan alat dan mesin, hingga program Oplah dengan sistem cetak sawah,” ujar Tri Budi. [wulan/titin/timhumas smkppnsembawa]

 

 

 

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup