BANYUASIN - Sekolah Menengah Kejuruan Pembangunan Pertanian (SMK PP) Negeri Sembawa menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penumbuhan Wirausaha Muda sebagai upaya Kementerian Pertanian RI (Kementan) mendorong semangat kewirausahaan di kalangan pelajar.
Kepala SMKPPN Sembawa, Budi Santoso mengatakan, kegiatan Bimtek bertujuan membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan praktik, dalam memulai dan mengembangkan usaha, serta menumbuhkan mindset entrepreneur yang kreatif dan inovatif.
Kegiatan Bimtek diikuti oleh para siswa SMK PP Negeri Sembawa yang memiliki minat serta potensi untuk mengembangkan usaha di bidang pertanian.
Potensi besar inilah yang ingin dioptimalkan Kementan melalui peran generasi muda seperti dikemukakan Menteri Pertanian RI (Mentan) Andi Amran Sulaiman tentang pentingnya mendorong terciptanya pengusaha-pengusaha muda di sektor pertanian ini.
"Kalau mau jadi konglomerat, masuk pertanian. Karena peluang ekonomi di sektor pertanian sangatlah besar dan terbuka lebar," katanya.
Hal senada dikemukakan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti berkomitmen mendorong generasi muda agar aktif menjajaki usaha di bidang pertanian.
"Peran generasi muda sangat krusial transformasi sektor pertanian menjadi lebih modern, inovatif dan berkelanjutan," katanya.
SMKPP Negeri Sembawa
Dalam sambutannya, Kepala SMK PP Negeri Sembawa, Budi Santoso menegaskan bahwa saat ini, Kementan berusaha menumbuhkan wirausahawan muda pertanian.
"Untuk mencapai Indonesia Emas, harus muncul wirausahawan muda. Dari jumlah penduduk 10 hingga 14 persen harus wirausahawan, saat ini masih empat persen," ungkapnya.
Budi Santoso mengatakan, Bimtek berlangsung selama tiga hari pada 27 - 29 September 2025 di Aula Kampus SMK PP Negeri Sembawa yang menghadirkan narasumber pelaku usaha dan praktisi kewirausahaan yang berpengalaman.
"Materi yang diberikan meliputi analisis peluang usaha, manajemen usaha, pemasaran digital, serta pengelolaan keuangan usaha kecil dan menengah," ungkapnya.
Budi Santoso menambahkan, melalui Bimtek, Kementan mendorong para siswa tidak hanya siap menjadi tenaga kerja, juga mampu menciptakan lapangan kerja melalui wirausaha.
"Dengan semangat inovasi para wirausahawan muda pertanian akan menjadi motor penggerak kemandirian pangan dan ekonomi bangsa," katanya.
Peserta Bimtek mengikuti berbagai sesi diskusi serta praktik langsung secara interaktif guna membangun kepercayaan diri dan kemampuan berinovasi.
"Para siswa juga didorong untuk membuat rencana bisnis sebagai langkah awal mewujudkan ide bisnis mereka," ungkap Budi Santoso.
Menurutnya, kegiatan Bimtek menjadi momentum penting dalam mendukung program Kementerian Pertanian untuk meningkatkan kualitas SDM pertanian dan mendorong pertumbuhan usaha berbasis pertanian pendidikan menengah kejuruan. [wulan/titin/timhumas smkppnsembawa]