24 Juni 2026
pertanian

Kementan Ambil Sumpah 43 PNS lingkup BPPSDMP

post-img
SEKRETARIAT BPPSDMP: 43 PNS diambil sumpah dan teken Pakta Integritas disaksikan Sekretaris BPPSDMP Siti Munifah didampingi Kepala BBPP Binuang Yulia AK guna penuhi target Mentan Syahrul Yasin Limpo dan Kabadan Dedi Nursyamsi

BOGOR - Kementerian Pertanian RI mengambil sumpah 43 Pegawai Negeri Sipil [PNS] lingkup Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian [BPPSDMP] yang dipimpin oleh Sekretaris BPPSDMP Siti Munifah di Bogor, Jabar pada Senin [18/4].

Kegiatan diawali pengambilan sumpah oleh Sesba Siti Munifah, disaksikan oleh rohaniawan sesuai agama dan keyakinan masing-masing PNS. Dilanjutkan pembacaan naskah dokumen Pakta Integritas dan penandatanganan Berita Acara Sumpah PNS.

Pelaksanaan pengambilan Sumpah/Janji PNS amanah UU Aparatur Sipil Negara No 5/2014 Pasal 66 Ayat [1] bahwa “Setiap Calon PNS pada saat diangkat menjadi PNS wajib mengucapkan sumpah/janji”, dan Perka BKN No 7/2017 serta Peraturan Pemerintah [PP] No 11/2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil.

Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo menegaskan bahwa sektor pertanian bergerak cepat membangun Indonesia, yang tentunya membutuhkan dukungan penuh dari seluruh jajaran di lingkup Kementan.

"Pengambilan sumpah merupakan amanah besar dari negara yang harus diemban bagi yang telah dilantik agar mampu memberikan loyalitas tinggi terhadap pekerjaan yang ditugaskan, menciptakan inovasi di sektor pertanian sehingga terwujudnya pertanian maju, mandiri dan modern," katanya.

Harapan serupa dikemukakan Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi berharap dapat mengemban dan melaksanakan tugas dengan maksimal, sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan.

"Selamat kepada para PNS yang baru dilantik. Negara menunggu prestasi, komitmen, integritas dan kinerja saudara-saudara,” katanya.

Sesba Siti Munifah usai pengambilan sumpah 43 PNS tersebut mengingatkan tentang fondasi baru Aparatur Sipil Negara [ASN] seperti yang diluncurkan Presiden RI  Joko Widodo pada 27 Juli 2021 yakni Core Values 'Berakhlak' atau akronim dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

"Artinya, kita sebagai PNS harus bangga melayani bangsa, karena saaat ini dunia menjadi hibrid, serba kolaboratif. Tidak boleh lagi ada ego, baik ego sektoral, ego daerah dan ego ilmu," kata Siti Munifah didampingi Kepala BBPP Binuang, Yulia Asni Kurniawati dan Kabag Umum BPPSDMP Purnadi.

Dia mengakui, memang tidaklah mudah melakukan semua itu, namun sebagai aparatur pemerintah, kita harus siap melakukan yang terbaik untuk kemajuan bangsa dan negara ini umumnya, khususnya kemajuan BPPSDMP yang kita cintai dan kita banggakan. [Evalap]

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup