JAKARTA - Delapan orangutan yang terancam punah dilepaskan ke hutan lindung beberapa minggu setelah kebakaran hutan menghancurkan sebagian besar habitat mereka di Kalimantan.
Orangutan-orangutan tersebut, termasuk tiga induk dengan bayi dan dua jantan remaja, diselamatkan dari daerah di Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara yang dilanda kebakaran pada Agustus dan September lalu.
Hewan-hewan tersebut dipindahkan pada Kamis pekan lalu (8/10) ke hutan lindung Batu Nyambu di Provinsi Kalimantan Barat, kata Heribertus Suciadi, juru bicara Yayasan Inisiatif Rehabilitasi Alam Indonesia (Yiari).
Kebakaran hutan memutus koridor habitat dan mengurangi akses ke sumber makanan, memaksa kera-kera tersebut ke perkebunan yang dihuni manusia, untuk mencari makanan dan tempat berlindung dan membuat mereka terperangkap di sana, kata Suciadi kepada Associated Press pada Senin seperti dilansir MailOnline.
"Mereka tidak mengalami luka bakar, luka terbuka, patah tulang, atau cedera lain yang mengancam jiwa, tetapi tampaknya menderita kekurangan gizi dan dehidrasi," kata Suciadi.
Di antara mereka yang diselamatkan adalah seekor orangutan betina yang dikenal sebagai Mama Man dan bayinya, Man, yang telah dipantau selama berbulan-bulan di sepetak hutan kecil yang dikelilingi perkebunan.
Kebakaran yang meluas dan asap tebal membuat mereka tidak memiliki jalan aman untuk kembali ke hutan yang lebih besar sebelum mereka dievakuasi pada awal September, kata Suciadi.
Lingkungan
Lolos dari Karhutla Kalimantan, 8 Orangutan Dipindah ke Hutan Lindung Kalbar
- Selasa, 13 Oktober 2026 21:00 WIB
ORANGUTAN KALIMANTAN: Di antara mereka yang diselamatkan adalah seekor orangutan betina yang dikenal sebagai Mama Man dan bayinya, Man, yang telah dipantau selama berbulan-bulan di sepetak hutan kecil yang dikelilingi perkebunan. (Foto: AP/MailOnline)