JAKARTA - Presiden Jokowi menyebut kontrak izin ekspor PT Freeport Indonesia yang saat ini berlaku hingga 31 Mei 2024, akan diperpanjang.
“Ya terus dong, ya diperpanjang (izinnya),” kata Jokowi, pada Rabu (8/5).
Jokowi mengatakan pemerintah saat ini masih menghitung Harga patokan ekspor (HPE) yang akan dikenakan terhadap Freeport. Perhitungan ini mengingat Harga global sejumlah komoditas tambang mengalami kenaikan.
Selain itu, pemerintah menghargai pembangunan smelter Freeport di Gresik, Jawa Timur, yang hampir rampung. Nantinya, smelter ini mampu memurnikan konsentrat tembaga dengan kapasitas produksi 1,7 juta ton dan menghasilkan katoda tembaga hingga 600.000 ton per tahun.
Dibangunnya smelter tersebut, menurut Jokowi, menunjukkan keinginan kuat Freeport dan PT Amman untuk mendukung hilirisasi industri di Indonesia.
“Saya kira itu bagus sekali dan itu harus dihargai lho ya,” tutur dia.