25 April 2026
presiden

Jokowi Apresiasi Dukungan FIFA pada Pusat Pelatihan Olahraga di IKN

post-img
PUSAT OLAHRAGA: Presiden Joko Widodo usai melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking Pusat Pelatihan Nasional PSSI, IKN, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. (Foto: Setkab RI)

PENAJAM PASER UTARA - Presiden Joko Widodo mengapresiasi dukungan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) dalam memberikan dana untuk pembangunan Pusat Pelatihan Nasional PSSI di Ibu Kota Nusantara (IKN). 

Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya saat melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking Pusat Pelatihan Nasional PSSI, IKN, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada Jumat, (22/9).

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada FIFA atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan dengan memberikan pendanaan FIFA Forward yang terbesar di Asia Tenggara, sebesar tadi juga disampaikan Rp85,6 miliar kepada PSSI," ungkap Presiden.

Dengan didukung oleh pengelolaan yang baik dan sarana yang memadai, Jokowi yakin bahwa pusat pelatihan tersebut dapat membahwa tim nasional (timnas) Indonesia menjadi juara di Asia Tenggara hingga dunia.

"Saya yakin—saya optimistis akan mampu membawa dan menyaksikan garuda kita—timnas kita tidak hanya juara di Asia Tenggara tetapi akan segera mendunia," ucapnya.

Dalam kesempatan terpisah Direktur Regional Asia Oceania FIFA Sanjeevan C Balasingam menyebut bahwa bantuan pendanaan yang diberikan oleh FIFA menjadi bentuk dukungan FIFA kepada anggotanya, termasuk PSSI.

"Dengan pendanaan ini, PSSI menggunakannya untuk mengembangkan pusat pelatihan nasional, dan ini merupakan cara FIFA memberikan dukungan kepada anggotanya, termasuk PSSI," ucapnya.

Sanjeevan juga menyampaikan bahwa FIFA ingin menjadikan pusat pelatihan yang berada di IKN ini menjadi yang terbesar di Asia Tenggara dan menjadikan sepak bola Indonesia menjadi "Gold Standard" untuk negara lainnya.

"Indonesia akan menjadi ‘Gold Standard’ untuk sepak bola, tidak hanya di kawasan tetapi juga kami berharap di seluruh negara," ucapnya.

"Ini juga merupakan langkah pertama dalam proses panjang transformasi sepak bola Indonesia dan untuk mencapai potensi penuhnya," tandasnya.

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup