26 April 2026
presiden

Usai Tragedi Kanjuruhan, Jokowi Ungkap Hasil Audit 22 Stadion di Indonesia

post-img
PASCA KANJURUHAN: Presiden Jokowi menjelaskan terdapat lima stadion yang dinilai rusak berat, sehingga empat diantaranya perlu direhabilitasi dan 1 stadion perlu dibongkar. (Foto: Setkab RI)

PENAJAM PASER UTARA - Sebanyak 22 stadion sepak bola di Indonesia telah diaudit dan dievaluasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). 

Hal tersebut disampaikan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam keterangannya saat meninjau Kawasan 1B, Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada Jumat (24/2).

"Dan sesuai dengan perintah saya kepada Menteri PU untuk mengaudit stadion sepak bola kita, ada 22 stadion," ucap Presiden.

Lebih lanjut, Jokowi menuturkan bahwa 22 stadion tersebut merupakan stadion yang memiliki risiko tinggi untuk penyelenggaraan Liga Satu, Liga Dua, dan Piala Dunia U-20 pada tahun 2023.

"22 stadion dengan kapasitas kurang lebih 20 ribu penonton dengan risiko tinggi selama Liga Satu dan Liga Dua dan juga untuk Piala Dunia U-20 tahun 2023," tandasnya.

Dari hasil audit dan evaluasi tersebut, Kepala Negara menjelaskan terdapat lima stadion yang dinilai rusak berat. Sehingga 4 diantaranya perlu direhabilitasi dan 1 stadion perlu dibongkar.

"Kemudian 13 stadion rusak sedang perlu direnovasi, dan 4 stadion rusak ringan perlu direnovasi ringan," sambungnya.

Adapun untuk Stadion Kanjuruhan, Jokowi mengatakan bahwa saat ini masih sedang dalam tahap perencanaan ulang. 

"Ini baru dalam proses redesign untuk rehabilitasi totalnya," kata Jokowi.

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup