26 April 2026
presiden

Jokowi Tinjau Kawasan Wisata Bunaken

post-img
TEMPAT WISATA: Presiden RI Jokowi bersama jajarannya menuju Kawasan Wisata Bunaken untuk meninjau penataan hunian wisata atau homestay yang ada di kawasan tersebut. (Foto: Setkab RI)

BUNAKEN - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meninjau Kawasan Wisata Bunaken, Jumat (20/01/2023), di Pulau Bunaken, Sulawesi Utara, serta meninjau penataan hunian wisata atau homestay yang ada di kawasan tersebut.

“Ini kita telah perbaiki. Paling tidak mukanya sudah kelihatan, homestay untuk turis juga sudah disiapkan, ada 50 rumah yang telah dibangun pemerintah untuk masyarakat,” kata Jokowi dalam keterangan pers usai peninjauan.

Jokowi mengungkapkan, pemerintah tengah melakukan pengembangan kawasan Likupang sebagai kawasan ekonomi khusus pariwisata di Sulawesi Utara.

“Kawasan itu ingin kita perbaiki infrastrukturnya, kawasan ekonomi khusus untuk pariwisata juga kita berikan perhatian sehingga Manado, Sulawesi Utara betul-betul menjadi sebuah tujuan wisata prioritas,” ujarnya.

Seiring dengan penataan dan pengembangan yang dilakukan tersebut, Presiden pun mengharapkan jumlah kunjungan wisatawan ke Sulawesi Utara kembali meningkat.

“Kita harapkan turis mancanegara bisa kembali lagi ramai dan masuk ke Manado, ke Sulawesi Utara, khususnya juga di Bunaken,” ujarnya.

Presiden menyebutkan bahwa pemerintah membuka kawasan wisata untuk wisatawan mancanegara (wisman) dari berbagai negara dan optimistis mereka akan berbondong-bondong datang ke Sulawesi Utara pada awal Februari 2023.

“Kita membuka untuk turis semua negara tanpa terkecuali, termasuk dari Tiongkok, silakan. Saya melihat di awal bulan Februari ini akan berbondong-bondong ramai turis dari Tiongkok masuk ke Manado, masuk ke Sulawesi Utara,” ujarnya.

Terkait banyaknya turis mancanegara yang nanti akan datang, Presiden mengaku tidak khawatir karena para turis pun telah melalui sejumlah protokol kesehatan sejak di negaranya. Selain itu, kekebalan komunal masyarakat Indonesia pun dinilai sudah sangat tinggi.

“Sekali lagi kita terbuka untuk turis dari manapun, tapi yang kita lihat yang akan banyak dari Tiongkok dan yang paling penting protokol kesehatan. Tapi di Tiongkok sendiri saya melihat yang mau keluar juga sudah dicek semuanya oleh negara mereka jadi kita enggak perlu khawatir. Yang kedua juga imunitas kita ini sudah pada posisi kekebalan komunitas sudah baik di angka 98,5 [persen],” jelasnya.

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Diana Kusumastuti, menuturkan bahwa pemerintah melalui Kementerian PUPR telah melakukan penataan Kawasan Wisata Bunaken yang meliputi pembangunan dermaga, galeri wisata, panggung teater budaya, tempat pengolahan sampah (TPS), hingga penataan kawasan kumuh. Adapun anggaran untuk penataan di Kawasan Wisata Bunaken mencapai Rp24 miliar.

“Mudah-mudahan dengan adanya dermaga dan juga galeri, teater budaya dan di sini juga dilengkapi juga untuk mendukung wisata itu adalah homestay. Homestay yang dibangun di sini itu ada 49 unit, kemudian homestay yang sekaligus untuk tempat berdagang kafe itu ada tiga sehingga totalnya ada 52 unit homestay,” tutur Diana.

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup