JOMBANG - Sedikitnya 30 warga mengalami gejala mual, pusing diare, serta demam tinggi, usai memakan nasi berkat dari acara yasinan di Kabupaten Jombang, pada Jumat (13/5). Diduga, mereka mengalami keracunan makanan.
Acara yasinan itu dihadiri sekitar 30 orang. Setelah usai, warga yang pulang mendapatkan nasi berkat. Ada yang mendapat satu, ada juga yang mendapat dua kotak.
Nasi tersebut dimakan di rumah. Awalnya, tidak ada keganjilan. Baru pada Kamis (12/5) pagi warga yang menyantap nasi tersebut mengalami muntah-muntah.
“Saya ikut yasinan, nasi kotak dimakan oleh suami. Dia juga muntah-muntah pada Kamis pagi,” kata Vita, warga setempat yang ditemui di Puskesmas Kesamben, Jumat (13/5) malam.
Ternyata gejala tersebut bukan hanya dialami oleh keluarga Vita. Tetangganya juga mengalami hal serupa. “Anak saya juga muntah-muntah,” kata Sulistyowati yang menunggui anaknya di Puskemas Kesamben.
Sekitar 15 warga menjalani pemeriksaan di Puskesmas Kesamben. Mereka datang secara bergelombang. Ada yang diantar keluarga, ada juga yang diantar mobil siaga desa.