Pohon asampoho yang ada di pinggil jalan raya Sumenep - Pamekasan, tepatnya di Desa Karduluk Kecamatan Pragaan, patah rantingnya menimpa pengendara motor yang tengah melintas.
"Saat mereka (pengendara motor) melintas, bersamaan dengan patahnya ranting pohon asam itu. Akibatnya mereka pun jatuh dan mengalami luka-luka,” kata Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Minggu (8/5).
Tinggi pohon itu sekitar 15 meter dengan diameter 20 cm. Diduga ranting pohon sudah keropos dimakan usia, sehingga tumbang ke jalan.
“Pengendara yang berboncengan tertimpa ranting pohon asam itu yakni Mahmud, berboncengan dengan Fatimatussuhra, keduanya warga Dusun Lojikantang, Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget,” terang Widiarti.
Akibat tertimpa ranting pohon asam, Mahmud mengalami luka lecet pada punggung kaki sebelah kiri. Sedangkan Fatimatussuhra, mengalami luka lecet pada bibir atas sebelah kiri, patah pada gigi tengah bagian atas, dan luka robek pada gusi atas.
“Kedua korban langsung dibawa ke Puskesmas Pragaan untuk mendapatkan perawatan intensif. Sedangkan terhadap pohon yang tumbang di tengah jalan itu dilakukan upaya pembersihan dengan menggergaji ranting pohon,” ungkap Widiarti.
Tumbangnya pohon asam di jalur utama Sumenep – Pamekasan itu sempat menimbulkan kemacetan panjang, mengingat lokasinya merupakan akses jalur utama. “Kemacetan baru bisa diurai setelah upaya penggergajian dan pembersihan ranting pohon asam yang tumbang itu selesai dilakukan,” ucapnya.