Jatim – Kejadian aneh dialami oleh seorang pria bernama Nur Lasiadi asal Kabupaten Jember, Jawa Timur. Sebuah gelas kaca berukuran diameter 10 centimeter ditemukan di dalam perutnya. Untungnya, dokter bedan Rumah Sakit Daerah Balung berhasil mengeluarkannya.
“Jadi, pasien tersebut mulanya datang dengan keluhan tidak bisa berdiri. Hanya duduk, lemas. Sempat dilakukan pemeriksaan berulang kali, tapi keluarga pasien tidak mau dilakukan perawatan lebih lanjut,” kata Direktur RS Daerah Balung dr. Andre Kusuma SpBS kepada beritajatim.com, Kamis (7/4).
Padahal pasien ini sudah mengeluh kesakitan selama tiga bulan. Lasiadi datang lagi setelah mengeluh tidak bisa buang air besar dan lemas. Dokter kemudian menyinarkan ronsen di tubuh Lasiadi dan menemukan benda asing serupa gelas.
“Dari situ diulangi sampai dua tiga kali. Benda itu tetap saja ada di perutnya,” kata Andre.
Gelas itu berposisi lebih dekat rektum atau usus. Andre memperkirakan gelas itu sudah dalam tubuh Lasiadi selama dua tiga bulan.
Operasinya dilakukan dua pekan lalu. Setelah dikeluarkan, gelas tersebut berlumuran kotoran manusia.
Dokter memperkirakan gelas itu dimasukkan melalui anus. “Rongga anus elastis. Sakit sih. Kalau orang sehat bisa sennsitif terhadap benda yang masuk. Tapi kalau koordinasi dan konsentrasinya kurang, bisa memungkinkan terjadi itu,” kata Andre.
Dalam sebuah video yang beredar, Lasiadi mengaku sudah berhenti dari pekerjaannya di pabrik roti sejak sakit tiga bulan lalu. “Awalnya saya merasa agak nyeri,” katanya. Sebelumnya ia sudah memeriksakan diri ke mantri.
Lasiadi mengaku kaget ada gelas dalam perutnya. Ia berharap bisa kembali sehat dan bekerja setelah operasi sukses. “Sekarang setelah dioperasi lebih enakan. Kemarin agak sakit di perut,” katanya.
Andre akan berkunjung ke rumah pasien tersebut. “Kami ingin memastikan apakah ada gangguan sosial ekonomi dan budaya. Kami akan tindaklanjuti sampai sejauh mana, karena kok aneh ya?” katanya.