Jatim - Memasuki bulan Ramadhan, tradisi bermain petasan mercon di Ponorogo berujung memakan korban. Iqbal (20), pemuda asal Kecamatan Bungkal Ponorogo harus menahan sakit di tangan kanannya, akibat terkena ledakan mercon yang ia nyalakan sendiri.
Kejadian berdarah itu terjadi di area persawahan masuk Dusun Suki Desa Sambilawang, pada Senin (4/4) malam.
“Kejadiannya tadi malam, petugas piket Polsek Bungkal mendapatkan laporan dari masyarakat, bahwa ada pemuda yang terkena ledakan mercon,” kata Kapolsek Bungkap AKP Suroso, Selasa (5/4) pagi.
Usai mendapatkan informasi tersebut, petugas langsung meluncur ke TKP di area persawahan. Namun, saat di lokasi keadaan sudah sepi, korban sudah dibawa ke rumah sakit karena mengalami luka di tangan yang cukup parah.
“Karena terluka parah di tangan, korban oleh warga saat itu langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis,” ungkap mantan Kapolsek Ngrayun tersebut.
Kejadian naas itu berawal saat korban atau Iqbal hendak menyalakan mercon yang berukuran diameter 5 centimeter di tengah sawah. Dengan korek api di tangan, korban kemudian menyalahkan merconnya. Namun, setelah disulut oleh api, mercon tidak kunjung meledak atau mejan. Beberapa saat kemudian korban bermaksud untuk mengeceknya. Dipeganglah mercon itu, nah saat dipegang itulah mercon itu malah meledak.
“Akibat ledakan itu, jari-jari tangan kanan korban hancur,” katanya.
Suroso menambahkan bahwa pagi ini pihaknya akan melakukan cek TKP lagi, sebab tadi malam kondisi gelap dan tidak memungkinkan untuk melakukan pemeriksaan.
“Akan kita lakukan pengembangan hari ini, tadi malam tidak memungkinkan karena suasana malam hari dan gelap,” pungkasnya.