24 Oktober 2026
Pertanian

89 Siswi SMPIT An-Nur Cikarang Belajar Pertanian Modern di BBPP Lembang

post-img
BBPP LEMBANG: Kabalai Lembang, Ahmad Dedy Syathori mengatakan kegiatan dirancang sebagai pembelajaran interaktif, untuk memperdalam pemahaman peserta mengenai aspek teknis dan manajerial pertanian. Materi yang dibahas meliputi Teknologi Pertanian, materi Ekonomi Agribisnis dan Nilai Jual Produk dan materi Pengembangan SDM dan Kelembagaan.

BANDUNG BARAT  (Kepopedia) - Sebanyak 89 siswa SMPIT An-Nur Cikarang mengunjungi Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, Senin (19/10) untuk mengenal pertanian modern sekaligus menggali bahan riset karya ilmiah.

Kepala BBPP Lembang, Ahmad Dedy Syathori mengatakan kunjungan tersebut menjadi sarana mengenalkan sektor pertanian kepada Generasi Alpha sejak dini.

Menteri Pertanian RI (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam berbagai kesempatan menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam pembangunan pertanian. 

"Edukasi sejak dini dan pemanfaatan teknologi dapat mendorong anak muda melihat pertanian sebagai sektor modern yang berperan penting bagi keberlanjutan bangsa," katanya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti menegaskan komitmen Kementerian Pertanian (Kementan) membuka akses pembelajaran pertanian bagi generasi muda. 

"Pengenalan agribisnis sejak dini diharapkan mendorong lahirnya SDM pertanian yang inovatif dan berdaya saing," katanya.

BBPP Lembang

Rombongan siswa dan guru pendamping diterima di Aula Catur Gatra oleh Ketua Tim Kerja (Katimker) Program dan Kerja Sama BBPP Lembang, Yanissa Nuraeni Kuswandi.

Kepala BBPP Lembang, Ahmad Dedy Syathori mengatakan kegiatan dirancang sebagai pembelajaran interaktif, untuk memperdalam pemahaman peserta mengenai aspek teknis dan manajerial pertanian.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 30 siswi dibagi menjadi tujuh kelompok kecil untuk mewawancarai Widyaiswara mengenai berbagai topik riset. 

Materi yang dibahas meliputi Teknologi Pertanian bersama Riyadi Pratiwa, materi Ekonomi Agribisnis dan Nilai Jual Produk bersama Ros Rosdiantini, serta Pengembangan SDM dan Kelembagaan bersama Elsy Lediana.

Apresiasi Sekolah

Kepala SMPIT An-Nur Cikarang, Suci mengatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari penyusunan karya ilmiah para siswi. 

Mereka berkesempatan mewawancarai Widyaiswara BBPP Lembang untuk memperoleh data dan informasi langsung dari para ahli.

Para siswi juga mempelajari Pengendalian Hama Ramah Lingkungan pada brokoli dan pakcoy bersama Shinta Andayani, 

Sistem Hidroponik dan Kebutuhan Nutrisi Tanaman bersama Sani Hanifah, serta Karakteristik Tanaman anggur, buah naga, dan labu kuning bersama Cece Mulyana. 

Sementara itu, Dewi Padmisari memperkenalkan sejarah dan tata kelola BBPP Lembang.

Testimoni Peserta

Salah satu siswi, Sheeza, mengaku mendapat banyak pengetahuan baru dari sesi wawancara bersama Sani Hanifah.

“Ilmu yang kami dapatkan sangat bermanfaat dan penyampaian dari Widyaiswara sangat mudah dipahami," katanya.

Mereka menjadi tahu lebih dalam mengenai berbagai jenis media tanam dan sistem pengairan yang efisien di BBPP Lembang.

Sementara itu, peserta lainnya mengikuti kunjungan lapangan ke kawasan Inkubator Agribisnis (IA) BBPP Lembang. 

Inovasi Budidaya

Didampingi petugas, mereka mengenal inovasi budidaya tanaman pangan dan hortikultura, termasuk padi apung di Rumah Pangan Lestari serta komoditas brokoli, pakcoy, dan jagung.

Siswi lainnya, Hania dan Aishi, menilai kunjungan tersebut memberikan pengalaman belajar langsung yang memperkaya materi di sekolah. 

Mereka juga tertarik dengan berbagai instalasi agribisnis yang tersedia di BBPP Lembang.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan mencicipi es krim berbahan komoditas pertanian hasil inovasi Laboratorium Pengolahan Hasil Pertanian BBPP Lembang.

Kabalai Lembang, Ahmad Dedy Syathori menegaskan bahwa melalui kunjungan tersebut, BBPP Lembang memperkuat perannya sebagai sarana edukasi pertanian bagi generasi muda. 

Pengalaman belajar langsung diharapkan menumbuhkan minat terhadap pertanian modern dan mendorong Generasi Alpha berkontribusi mendukung kemandirian pangan Indonesia. [chetty/afriski/dary/timhumas bbpplembang]

 

 

 

 

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup