01 Agustus 2026
Pertanian

35 Lulusan Polbangtan Bogor Disumpah, Siap jadi Paramedik Veteriner Profesional

post-img
POLBANGTAN BOGOR: Direktur Yoyon Haryanto mengatakan kegiatan `Pengambilan Sumpah Profesi dan Janji Paramedik Veteriner` tidak hanya menjadi simbol kelulusan, juga merupakan awal pengabdian para lulusan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner.

BOGOR (Kepopedia) - Sebanyak 35 mahasiswa Diploma III Program Studi Kesehatan Hewan, Jurusan Peternakan pada Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor lingkup Kementerian Pertanian RI (Kementan) mengikuti ´Pengambilan Sumpah Profesi dan Janji Paramedik Veteriner´ yang diselenggarakan di Aula Polbangtan Bogor, belum lama ini. 

Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto mengatakan, prosesi tersebut menjadi salah satu tahapan penting yang menandai kesiapan lulusan memasuki dunia kerja sebagai tenaga paramedik veteriner profesional, berintegritas dan bertanggung jawab mendukung pembangunan subsektor peternakan dan kesehatan hewan di Indonesia.

Kegiatan tersebut sejalan dengan komitmen Kementan mencetak sumber daya manusia (SDM) pertanian yang profesional, kompeten dan siap menghadapi kebutuhan dunia kerja.

Menteri Pertanian RI (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan, Indonesia membutuhkan SDM pertanian yang tidak hanya unggul secara teori, juga memiliki pengalaman lapangan dan mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. 

"Kegiatan pengambilan sumpah menjadi bagian dari upaya mencetak generasi muda pertanian yang profesional dan berdaya saing,” katanya.

Senada hal itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti mengatakan bahwa pendidikan vokasi harus mampu memberikan pengalaman belajar yang nyata agar lulusan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja.

Polbangtan Bogor
Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto mengatakan Pengambilan Sumpah Profesi merupakan tahapan wajib bagi mahasiswa yang telah dinyatakan lulus sebelum menjalankan profesinya sebagai Ahli Madya Paramedik Veteriner. 

"Pada kegiatan prosesi pengambilan sumpah, para lulusan mengikrarkan komitmen untuk menjalankan tugas secara profesional, menjunjung tinggi etika profesi dan mengutamakan pelayanan mendukung kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner," katanya.

Sebagai bagian dari tenaga vokasi pertanian, lulusan paramedik veteriner memiliki peran strategis mendukung upaya pemerintah menjaga kesehatan hewan, mencegah penyebaran penyakit, meningkatkan produktivitas peternakan, serta memperkuat ketahanan pangan nasional. 

"Penguatan kompetensi dan integritas lulusan menjadi aspek yang terus didorong Kementan melalui pendidikan vokasi yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan kebutuhan dunia kerja," katanya.

Sumpah Profesi
Yoyon Haryanto mengatakan pengambilan sumpah merupakan momentum untuk mengabdikan ilmu yang telah diperoleh selama belajar di Polbangtan. 

“Kinerja alumni akan terukur, karena merupakan satu langkah menuju dunia kerja semestinya. Tetaplah menjadi orang baik, semoga apapun peran kalian di masyarakat nantinya memiliki manfaat kebaikan sehingga dicari orang,” katanya.

Yoyon Haryanto mengungkapkan harapannya agar para lulusan paramedik veteriner dapat langsung diterima bekerja di bidangnya.

Prosesi pengambilan sumpah berlangsung dengan penuh khidmat, diikuti seluruh peserta yang secara resmi mengucapkan sumpah profesi sebagai bentuk kesiapan menjalankan amanah sesuai standar kompetensi dan kode etik paramedik veteriner. 

Momen tersebut tidak hanya menjadi simbol kelulusan, juga merupakan awal pengabdian para lulusan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner.

Profesional Berintegritas
Dengan mengucapkan sumpah profesi, ungkap Yoyon Haryanto, para lulusan diharapkan mampu menjaga profesionalisme, integritas, serta terus meningkatkan kompetensi di tengah dinamika perkembangan sektor peternakan. 

"Selain itu, mereka diharapkan mampu menjadi bagian dari solusi dalam mendukung pengendalian penyakit hewan, peningkatan kesejahteraan hewan, keamanan pangan asal hewan, serta penguatan daya saing subsektor peternakan Indonesia," katanya.

Pelaksanaan pengambilan sumpah profesi sekaligus mencerminkan komitmen Polbangtan Bogor menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, juga memiliki tanggung jawab moral dan profesional mendukung pembangunan pertanian dan peternakan Indonesia. 

Pendidikan vokasi menekankan keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan, keterampilan praktik, dan pembentukan karakter, Polbangtan Bogor terus berupaya mencetak SDM pertanian yang siap bekerja, mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan sektor pertanian Indonesia. [wisda/timhumas polbangtanbogor]

 

 

 

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup