08 Desember 2025
Pertanian

Kapasitas Dosen, Tim Peneliti Polbangtan Kementan Presentasi Penelitian Strategis Pusdiktan 2025

post-img
POLBANGTAN BOGOR: Direktur Yoyon Haryanto menegaskan, keikutsertaan tiga tim peneliti menegaskan komitmen Polbangtan Bogor untuk terus memperkuat kapasitas dosen dalam riset dan publikasi ilmiah. Hasil penelitian diharapkan memberikan kontribusi konkret terhadap pengembangan pendidikan vokasi.

BOGOR - Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor kembali menyelenggarakan webinar Millennial Agriculture Forum (MAF) Volume 6 Edisi 47 pada Sabtu, (29/11/2025) sebagai ruang diskusi produktif bagi generasi muda pertanian Indonesia.

Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto mengatakan, kegiatan webinar MAF mengusung tema ´Peran Teknologi Pertanian Terapan dalam Memperkuat Kinerja Brigade Pangan untuk Ketahanan Pangan Nasional´.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan apresiasi atas terselenggaranya MAF yang fokus pada inovasi dan teknologi ini, seraya menegaskan pentingnya peran generasi muda memperkuat sektor pertanian nasional.

“Teknologi terapan adalah kunci kebangkitan pertanian Indonesia. Brigade Pangan menjadi ujung tombak di lapangan, dan generasi milenial harus berada di depan dalam menguasai inovasi," katanya.

Mentan Amran mengatakan, pemerintah terus mendukung pengembangan alat, mekanisasi dan teknologi yang mampu meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

"Kegiatan seperti MAF perlu diperbanyak, karena menjadi sarana pembelajaran yang langsung menyentuh kebutuhan lapangan," ungkapnya lagi.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti menegaskan, MAF merupakan salah satu program strategis, untuk membangun kapasitas generasi muda pertanian terutama teknologi dan manajemen Brigade Pangan.

“Ketahanan pangan tidak hanya bertumpu pada teknologi, tetapi pada manusia yang mengoperasikan dan memanfaatkannya. SDM pertanian harus adaptif, kreatif, dan mampu menerapkan teknologi secara efektif," katanya.

Kabadan Santi menambahkan, melalui forum seperti MAF, Polbangtan membuktikan komitmennya melahirkan SDM unggul yang siap menghadapi tantangan sektor pangan.

"Integrasi teknologi terapan dan penguatan Brigade Pangan merupakan strategi penting menghadapi dinamika perubahan iklim dan kebutuhan pangan nasional yang terus meningkat," ungkapnya lagi.

Kalangan Profesional
Webinar MAF menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai sektor mulai dari akademisi teknologi industri pertanian, pelaku usaha mekanisasi hingga manajer Brigade Pangan di tingkat daerah. 

"Diskusi dipandu oleh seorang moderator dari kalangan profesional pembangunan pertanian, dengan host perwakilan mahasiswa Polbangtan," katanya.

Yoyon Haryanto menambahkan, kegiatan MAF yang berlangsung secara online juga disiarkan melalui Live streaming Polbangtan Bogor Official agar dapat diikuti lebih luas oleh masyarakat. Peserta juga berkesempatan mendapatkan giveaway sebagai bentuk apresiasi panitia.

"Mahasiswa yang bertindak sebagai host memandu webinar MAF secara interaktif, sementara para narasumber menyampaikan pengalaman, inovasi dan studi kasus yang relevan dengan penerapan teknologi pertanian di berbagai daerah," ungkapnya.

Melalui penyelenggaraan MAF berkelanjutan, Yoyon Haryanto menegaskan komitmennya mendukung visi pembangunan pertanian nasional, yaitu menghasilkan SDM yang belajar, berkarya, dan bermanfaat bagi masyarakat serta ketahanan pangan bangsa. [wisda/timhumas polbangtanbogor]

 

 

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup