KOTA BOGOR - Politeknik Pembangunan Pertanian [Polbangtan] pada Polbangtan Bogor melalui TeFa Scrum Community Program Studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan [PPB] menggelar In House Training I bertajuk ´Build Creativity for Agriculture Competency in the Era Society 5.0´ Teaching Factory Kampus Cibalagung, belum lama ini.
Sebanyak 35 peserta yang terdiri atas mahasiswa tingkat I, II dan IV pada Prodi Studi PPB antusias mengikutinya. Hadir selaku narasumber adalah Arif Prastiyanto, Siti Dewi Rindiyani, dan Bima Pradana Shakti.
Peserta mendapat pelatihan tentang pembuatan media penyuluhan, teknik penulisan karya ilmiah, dan teknik pengambilan foto untuk penulisan berita.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian - Kementerian Pertanian RI (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengatakan, ke depan generasi muda sebagai petani milenial harus mampu merefleksikan semangat kebangkitan dan kejayaan negara agraris sebagai jalan dan upaya pemerintah menjadikan Indonesia lumbung pangan dunia.
“Peningkatan produktivitas pertanian dilakukan melalui peningkatan kualitas, kapasitas, dan pengetahuan SDM pertanian, baik penyuluh maupun petani," katanya.
Plh Direktur Polbangtan Bogor, Rudi Hartono mengatakan keterampilan menulis merupakan hal wajib yang perlu dimiliki oleh setiap mahasiswa. Di era milenial saat ini, banyak media yang dapat memjadi sarana untuk mengasah kemampuan menulis.
"Menulis merupakan muara dari aktivitas akademik, dengan menulis berarti memberdayakan segenap potensi wawasan dan pengalaman yang didapat dari membaca, berdiskusi dan mengerjakan tugas-tugas kuliah," katanya.
Selain menulis, kata Rudi Hartono, kemampuan bidang komunikasi visual seperti fotografi juga memperluas peluang di masa depan.
"Setiap mahasiswa dapat mengembangkan kreativitas dan mempelajari bagaimana teknik pengambilan foto yang instagramable dan foto jurnalistik," katanya lagi.
Tefa Scrum Community merupakan komunitas mahasiswa Prodi PPB Polbangtan Bogor yang didirikan pada 2022. Didasari oleh semangat untuk menghimpun mahasiswa PPB yang memiliki keterampilan di bidang informasi dan teknologi, riset ilmiah, dan public speaking, Lukman Effendy selaku Project Leader menginisiasi pembentukan komunitas tersebut.
Kini anggota Tefa Scrum Community mencapai 45 orang terdiri atas mahasiswa tingkat satu hingga empat Prodi PPB Polbangtan Bogor.
“Era society 5.0 menuntut kita untuk memiliki sebuah keterampilan khusus karena saingan kita tidak hanya sesama manusia namun juga kecerdasan buatan," kata Lukman Effendy.
Menurutnya, In House Training I merupakan bagian peningkatan kompetensi mahasiswa sebagai bagian mempersiapkan diri menghadapi era persaingan Society 5.0 [rndyn/wisda/timhumas polbangtanbogor]