28 Mei 2026
pertanian

Mahasiswa Polbangtan Kementan Dididik jadi Insan Pertanian Peduli Kemanusiaan

post-img
POLBANGTAN MALANG: Direktur Polbangtan Malang, Setya Budhi Udayana saat memberikan sambutan dalam kegiatan Diklat Korp Sukarela (KSR) di Aula Sasana Giri Sabha Polbangtan Malang.

MALANG - Politeknik Pembangunan Pertanian Malang (Polbangtan Malang) Unit Korp Sukarela (KSR) menyelenggarakan kegiatan Diklat Korp Sukarela (KSR) di Aula Sasana Giri Sabha Polbangtan Malang, Sabtu (25/2).

Sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendidikan Kementerian Pertanian, di bawah koordinasi Pusat Pendidikan Pertanian BPPSDMP, Polbangtan Malang mempunyai tugas penyelenggaraan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta dukungan terhadap program strategis Kementerian Pertanian.

Kegiatan Diklat KSR yang diikuti sedikitnya 220 mahasiswa Polbangtan Malang tingkat pertama trsebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan  dan keterampilan dalam menangani kepalang merahan.

Kegiatan di atas tidak lepas dari arahan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo meyakini melalui pendidikan vokasi pada Polbangtan akan hadir para petani milenial yang berkualitas.

"Dengan pendidikan vokasi, kami berharap hadir petani milenial yang mampu memberikan inovasi dalam pertanian, karena bagaimanapun, masa depan pertanian berada di pundak generasi milenial", katanya.

Senada dengan Menteri Pertanian, Dedi Nursyamsi selaku Kepala BPPSDMP menuturkan bahwa saat ini dibutuhkan sekelompok anak muda yang memiliki loyalitas dan integritas tinggi untuk memajukan sektor pertanian Indonesia.

"Sudah saatnya pertanian dikelola oleh generasi milenial yang menggunakan kreativitas dan inovasinya sehingga pertanian kedepan menjadi pertanian modern yang tak hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negerinya, tetapi juga berorientasi ekspor. Saat ini, kita telah memiliki banyak petani milenial sekaligus enterpreneur di bidang pertanian," paparnya.

Kegiatan Diklat yang akan berlangsung selama empat bulan tersebut dibuka secara resmi oleh wakil direktur III, Andi Warnaen, dalam sambutanya Andi memberikan semangat kepada seluruh peserta diklat.

"Tetap semangat, dari acara ini, kalian akan dilatih menjadi pemimpin yang memiliki jiwa kemanusiaan," kata Andi.

Direktur Polbangtan Malang, Setya Budhi Udayana juga berharap dengan dilakukannya kegiatan Diklat KSR ini mengacu pada output untuk menghasilkan kader-kader pertanian yang peduli dengan kesehatan masyarakat. 

"Dalam hal ini memiliki jiwa sosial yang tinggi dan rela berkorban dalam kegiatan kepedulian sosial ataupun bantuan bencana, tentunya hal tersebut harus didukung dengan kemampuan dan keterampilan yang kompeten pada bidang terkait," ujar Setya.

Materi yang akan diberikan kepada pesertanya selama program pembekalan yaitu, pertolongan pertama, perawatan keluarga dan kesehatan remaja, penanganan bencana, restoring and family links, air dan sanitasi serta simulasi lapangan. 

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup