28 Mei 2026
pertanian

BBPP Kementan Dukung Magang MBKM Uniska MAB Kalsel

post-img
BBPP BINUANG: Kepala BBPP Binuang, Yulia Asni Kurniawati menerima delapan mahasiswa Uniska MAB, untuk magang MBKM didampingi Koord. Program dan Evaluasi, Joko Tri Harjanto dan Sub Koord Program dan Humas, Agus Sumantri

TAPIN - Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka [MBKM] didukung oleh Kementerian Pertanian RI melalui peluang magang bagi mahasiswa. Balai Besar Pelatihan Pertanian [BBPP] digandeng Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari di Banjarmasin, Kalimantan Selatan [Uniska MAB] untuk magang MBKM di BBPP Binuang bagi mahasiswa Prodi Fakultas Pertanian.

Kepala BBPP Binuang, Yulia Asni Kurniawati menerima mahasiswa magang MBKM didampingi perwakilan Dekan Uniska MAB, Arief Hidayatullah di Tapin, Selasa [17/5] untuk mendukung amanah Permendikbud No 3/2020, yang memberi kesempatan mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar lain di luar program studinya.

Kementerian Pertanian RI turut memaksimalkan peran pendidikan vokasi pertanian untuk menghasilkan SDM milenial yang andal, salah satunya dengan transformasi kurikulum untuk mendukung Program MBKM.

Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo meyakini melalui pendidikan vokasi pada Politeknik Pembangunan Pertanian [Polbangtan] maupun partisipasi BBPP akan mendukung hadirnya petani milenial yang berkualitas.

"Dengan pendidikan vokasi, kami berharap hadir petani milenial yang mampu memberikan inovasi dalam pertanian, karena bagaimana pun, masa depan pertanian berada di pundak generasi milenial," katanya.

Sedangkan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian [BPPSDMP] Kementan, Dedi Nursyamsi, mengatakan guna mendukung pembangunan pertanian maju, mandiri dan modern, perlu dilakukan penyiapan, pencetakan SDM pertanian unggulan.

"Melalui pendidikan vokasi, Kementan melahirkan SDM yang kompetitif sebagai tenaga kerja pertanian andal dan unggul [job seeker] serta sebagai pengusaha pertanian milenial andal, kreatif, inovatif, profesional, serta mampu menyerap lapangan pekerjaan sektor pertanian sebanyak mungkin [job creator]," kata Dedi.

Kepala BBPP Binuang, Yulia AK mengapresiasi upaya Uniska MAB memilih Kampus Binuang sebagai lokasi magang mahasiswa Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian, seraya memastikan dukungan tenaga profesional BBPP Binuang bagi suksesnya MBKM.

"Mahasiswa sekarang harus mengubah pola pikirnya, bukan sekadar ingin mendapatkan pekerjaan, tapi harus bercita-cita menjadi entrepreneur atau wirausahawan muda yang dapat membuka lapangan kerja," kata Yulia yang didampingi Koordinator Program dan Evaluasi BBPP Binuang, Joko Tri Harjanto.

Arief Hidayatullah mengapresiasi dukungan BBPP Binuang bagi mahasiswanya untuk diasuh, diasah dan diajar agar kelak dapat lulus dari Uniska MAB sebagai sarjana terlatih dan terampil di sektor agribisnis.

"Apresiasi dan terima kasih dari civitas academica Uniska MAB atas dukungan BBPP Binuang bagi mahasiswa kami," kata Arief H mewakili Dekan Fakultas Pertanian Uniska MAB di Banjarmasin.

Manajer Umum Inkubator Agribisnis BBPP Binuang, Tota Totor Naibaho mengatakan bahwa mahasiswa magang MBKM akan ditempatkan pada beberapa divisi, kemudian di-rolling bergilir ke tiap divisi dalam periode tertentu, agar tiap mahasiswa mendapat ilmu dan pembelajaran di tiap divisi pada BBPP Binuang. [Tota/Agus]

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup