DELI SERDANG - Sejumlah mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian [Polbangtan] binaan Kementerian Pertanian RI mengukur kelembapan kandungan pH tanah padi sawah, dengan peralatan modern Soil pH Moisture Meter di Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, belum lama ini.
Kegiatan tersebut bagian dari Praktik Kerja Lapangan [PKL] mahasiswa Polbangtan Medan pada Kebun Percobaan Pasar Miring di Kecamatan Pagar Merbau. Tujuan kegiatan, mendidik mahasiswa mengetahui unsur pH tanah, karena setiap tanah memiliki kandungan unsur hara dan tingkat keasaman yang berbeda-beda.
PKL tersebut didampingi Kepala Kebun Percobaan Pasar Miring, Khasril Atrisiandy dan teknisi lapangan, Andri Gunawan Purba melakukan pengukuran dengan Soil pH Moisture Meter.
Langkah tersebut sebiduk sehaluan dengan harapan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo agar insan-insan pertanian melakukan lahan untuk mencegah terjadinya erosi tanah dan kerusakan alam.
"Sekali lagi, tanah itu akan menghukum kita jika diperlakukan secara sewenang-wenang, makanya kita harus bersahabat dengan alam. Tanah sangat luar biasa karena memberikan sumber kehidupan. Kalau begitu kita harus perlakukan sebaik mungkin," kata Mentan Syahrul.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian [BPPSDMP] Dedi Nursyamsi mengingatkan pentingnya kandungan unsur hara dan tingkat kesuburan tanah dalam proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan.
"Hasil pengukuran tanah sawah akan menjadi acuan budidaya tanaman padi pada pemupukan padi sawah tanpa mengabaikan pertanian berkelanjutan," kataya.
Dedi Nursyamsi mengingatkan tentang pemahaman pada fungsi tanah sebagai faktor utama proses budidaya tanaman. Tanah tempat tumbuh tegak tanaman, persediaan air, udara dan unsur hara, serta tempat hidupnya organisme yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman.
Direktur Polbangtan Medan, Yuliana Kansrini mengatakan tujuan PKL Kebun Percobaan Pasar Miring, Deli Serdang untuk meningkatkan mutu, kreativitas dan inovasi mahasiswa yang setelah lulus mampu mengembangkan potensi dan kemampuan selaku job creator dan job seeker.
“Tujuan PKL tersebut meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa, mendukungnya kelak sebagai lulusan Polbangtan yang andal, profesional dan berdaya saing,” kata Yuliana.
Kepala Kebun Percobaan Pasar Miring, Khasril Atrisiandy dan teknisi lapangan, Andri Gunawan Purba menjelaskanpengambilan sampel tanah dilakukan pada lima titik yang berbeda.
"Empat titik pada ujung petak sawah dan bagian tengah sawah, dengan cara menancapkan Soil pH Moisture Meter pada titik tanah yang telah ditentukan dan ditunggu hingga satu menit, kemudian jarum pada alat pengukur akan berputar sesuai pH pada tanah," kata Khasril.