05 April 2026
teknologi

Panser Amfibi Canggih: Manuver Sejauh 12 Mil Laut, 560 Km Jangkauan di Darat

post-img
Menggabungkan pengalaman dari misi tempur marinir di Irak dan Afghanistan, panser amfibi ini menawarkan Marinir perlindungan maksimal dari bom dan ranjau darat (Foto2: MailOnline)

MARINIR Amerika Serikat (AS) akan segera memiliki senjata yang lebih modern menghadapi pertempuran dahsyat di laut maupun di darat.

Kontraktor pertahanan Amerika belum lama ini meluncurkan kendaraan tempur amfibi baru, yang dinamai ACV 1.1.

Hasil produksi gabungan dari BAE Systems dan IVECO Defence, berbobot 34 ton, mesin perang delapan roda memungkinkan pasukan Marinir berlayar dari kapal dan mencapai pantai, dan dapat meningkatkan kecepatan hingga 112 km per jam, menurut Fox News.

IVECO Pertahanan merupakan cabang dari IVECO, anak perusahaan pertahanan dari produsen mobil Italia, Fiat.

Perusahaan Italia akan memproduksi komponen utama dari panser amfibi ini, namun pembangunan lambung dan perakitan akhir akan dilakukan di pabrik BAE di York, Pennsylvania, menurut Breaking Defence.

Marinir AS menginginkan ACV 1.1 untuk menggantikan armada panser amfibi yang mulai menjadi besi tua yang dahulu menjadi kekuatan selama masa perang.

Model-model terbaru akan memberi peluang bagi Marinir untuk manuver yang lebih baik di darat, sesuatu yang tidak mampu dilakukan secara efektif seperti yang ditunjukkan dalam perang daratan ini di Irak dan Afghanistan, menurut Breaking Defence.

Panser amfibi ACV 1.1 didukung mesin enam silinder baru dengan 700 tenaga kuda.

Panser amfibi dengan panjang hampir sembilan meter, lebar tiga meter dan tinggi 2,7 meter mampu mengangkut 16 prajurit, menurut Fox News.

Bagaimana kemampuan di laut?

Saat berada di perairan laut, akan mengawali misi tempur dari kapal dan ´berlayar´ hingga sejauh 12 mil laut (22 km di darat), menurut Fox News.

Setelah mencapai pantai, panser amfibi dapat menempuh jarak hingga 400 km. Namun sesungguhnya jangkauan terjauhnya sekitar 560 km.

Menggabungkan pengalaman dari misi tempur marinir di Irak dan Afghanistan, panser amfibi ini menawarkan Marinir perlindungan maksimal dari bom dan ranjau darat.

BAE Systems berencana memproduksi hingga 16 prototipe kendaraan untuk menjalani uji coba. Apabila pihak Marinir AS puas, mereka dapat memesan lebih banyak model.

Pilihan lain yang sedang dipertimbangkan Korps Marinir AS adalah Terrex 1.

Pada 2020, Marinir AS berharap dapat didukung 200 kendaraan serbu amfibi model terbaru seperti dilansir MailOnline.

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup