WARGA Monako memarkir kapal pesiar mewahnya dan menaruh sampanye mereka lalu menengadah ke langit untuk melihat penerbangan perdana seorang pria di atas perairan Mediterania.
Mereka seolah adegan nyata dari film James Bond, ketika pengusaha sekaligus penerbang David Mayman melakukan uji coba terbang menggunakan jaket bermesin jet.
Penemu dan CEO dari JetPack Aviation berada di Monako untuk menguji jaket jet terbaru, JB-10, yang diklaim perusahaannya sebagai ´mesin terbang pribadi yang secara teknis paling canggih yang pernah dibuat´.
Mayman sebelumnya telah menjadi berita utama dengan jaket jet, termasuk penerbangan di sekitar Patung Liberty pada 2015 dengan pendahulu dari JB-10.
Penerbangan kali ini adalah bagian dari tur Eropa bagi pengusaha Australia dan kepala desainer Nelson Tyler.
Massa berkumpul di heliport Museum Oseanografi untuk menyaksikan uji coba Mayman menggunakan JB-10 pada penerbangan perdananya.
Berbicara kepada majalah gaya hidup Monaco, pilot penguji mengatakan: ´penerbangan ini adalah puncak dari kerja keras bertahun-tahun oleh Nelson [Tylor] dan saya. Namun hari ini hanya sebagai awal.´
´JetPack Aviation sudah bekerja pada sebuah mesin terbang pribadi yang akan sangat aman dan mudah dioperasikan, bisa digunakan oleh pengguna biasa untuk kegiatan sehari-hari.´
"Kami baru saja membuktikan bahwa penerbangan pribadi adalah kenyataan, ini buktinya, dan kami akan berada paling mengembangkan industri baru yang menarik."
Paket itu sendiri cukup ringan untuk dibawa oleh satu orang dan dilaporkan bisa terbang hingga 10 menit dan mencapai kecepatan 96 km per jam.
Menggunakan jet turbo kembar yang telah disesuaikan secara khusus, mengimbangi bobot tubuh turbofan, untuk terbang melayang dan irit konsumsi bahan bahan bakar.
Saat melakukan uji coba terbang, Mayman lepas landas dari helipad sebelum terbang di sekitar marina selama lebih dari dua menit sebelum mendarat kembali di tempat yang sama seperti dilansir MailOnline.