26 Mei 2026
teknologi

Masya Allah... Terowongan 3,5 Km Dibangun untuk Simpan Alquran Tua

post-img
RELIGIUS: Islam melarang keras Alquran dirusak atau dibuang, pengusaha Pakistan memilih menyiapkan ruang khusus di bawah tanah untuk menyimpan rapi kitab suci (Foto2: MailOnline)

SEORANG pengusaha membangun sebuah tempat khusus di sebuah bukit di Pakistan yang ditujukan untuk menyimpan kitab suci Alquran yang sudah tua maupun rusak.

Jutaan kitab suci umat Islam disimpan dalam terowongan khusus yang panjangnya lebih tiga kilometer di bawah tanah di lereng bukit dari Pegunungan Chilthern di Quetta, Baluchistan.

Samad Lehri mendirikan yayasan Jabal-e-Noor pada 1992 untuk menyimpan kitab suci Alquran, seperti diperintahkan dalam ajaran Islam dilarang untuk membakar, merusak atau menodai Alquran.

Yayasan ini dinamai Gunung Jabal-e-Noor, yang berarti sebagai ´gunung cahaya´ di Arab Saudi tempat Rasulullah wahyu pertama dari Alquran.

Lehri pertama kali menyimpan kitab suci pada ruangan khusus di bukit, tapi kemudian harus mulai menggali terowongan untuk membuat lebih banyak ruangan agar dapat dapat menyimpan lebih banyak Alquran.

Hingga hari ini, terowongan sepanjang 3,5 kilometer menjadi tempat menyimpan sekitar 2,5 juta Alquran yang berasal dari seluruh penjuru Pakistan.

Sementara itu, tak terhitung jumlah Alquran yang masih disimpan dalam karung, menunggu giliran masuk ke terowongan yang sedang diaspal.

Beberapa kitab suci Alquran berusia lebih dari 600 tahun,  dan beberapa Alquran yang dinilai bersejarah disimpan dalam lemari kaca.

Tempat tersebut dikunjungi oleh ribuan orang setiap hari, yang ingin melihat koleksi yayasan Lehri
Pengelolanya tidak mengenakan biaya kepada pengunjung tapi bersedia menerima sumbangan, yang digunakan unuk membiayai pembangunan terowongan untuk menyimpan lebih banyak Alquran seperti dilansir MailOnline.

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup