08 Mei 2026
pertanian

Pupuk NPK Plus, BBPP Kementan Latih Insan Pertanian Kalimantan via BOC

post-img
BBPP BINUANG: Programa volume 170 akan dibuka Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi dari Jakarta, didampingi Kepala BBPP Binuang, Yulia Asni Kurniawati secara virtual siang ini pukul 13:00 hingga 14:30.

TAPIN - Hari ini, Kamis siang [14/4] Balai Besar Pelatihan Pertanian [BBPP] Binuang, unit pelaksana teknis [UPT] lingkup Badan Penyuluhan & Pengembangan SDM Pertanian - Kementerian Pertanian RI [BPPSDMP] kembali melatih insan pertanian Kalimantan. Pelatihan melalui program Bertani On Cloud [BOC]. Topiknya 'Cara Mudah Membuat Pupuk NPK Plus - Solusi Mahal dan Kelangkaan Pupuk' secara virtual.

Kegiatan volume 170 akan dibuka [opening speech] oleh Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi dari Jakarta, didampingi Kepala BBPP Binuang, Yulia Asni Kurniawati yang berlangsung virtual pukul 13:00 hingga 14:30. Hadir host, Aman N Kahfi dan narasumber Budiono, keduanya merupakan Widyaiswara BBPP Binuang.

BOC berlangsung online/daring melalui Zoom Cloud Meeting via ID Meeting: 895 1781 9020, Password 123. Akses materi mudah via https://linktr.ee/bbppbinuang atau livestream via YouTube Multimedia BBPP Binuang.

Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo menegaskan, tidak ada alasan tidak mengenal IT untuk mendukung smart farming di bidang pertanian. Pasalnya, SDM menjadi kunci penting dalam pembangunan pertanian dalam menghadapi berbagai tantangan dan kendala.

"Widyaiswara, dosen, guru dan penyuluh merupakan agen utama transfer of knowledge, bahkan harus mampu transfer of motivation bagi petani," kata Mentan Syahrul.

Mengingat peran penting ini, katanya, sangat perlu setiap insan pertanian terus meng-upgrade wawasan, kapasitas dan kemampuan melalui berbagai pelatihan, seminar, magang dan lainnya sehingga dapat menjawab tantangan perkembangan dunia pertanian. 

Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi tiada henti mengingatkan pentingnya pelatihan berupaya untuk meningkatkan kapasitas SDM melalui melalui peningkatan kompetensi teknis, manajerial dan sosiokultural. 

"Kita akan lakukan berbagai pelatihan lain diseluruh pelosok tanah air. Kita bersama bangun dan tingkatkan daya saing produk pertanian kita melalui peningkatan kapsitas SDM kita," katanya.

Bertani On Cloud
Kepala BBPP Binuang, Yulia Asni Kurniawati menambahkan bahwa pihaknya didukung 'pasukan' Widyaiswara menyapa petani dan  penyuluh pertanian lapang bahu-membahu memberdayakan sumber dayanya untuk mewujudkan dan mengoptimalkan peran Kostratani dari Kementan.

“BBPP Binuang sebagai UPT BPPSDMP Kementan berupaya meningkatkan layanan BPP [Balai Penyuluhan Pertanian] sebagai pusat data, pembelajaran, konsultasi, inovasi teknologi, membangun jejaring kerjasama,” katanya.

Model pemberdayaan BPP Kostratani, kata Yulia, dilakukan sekaligus menjawab permasalahan kekinian yaitu akses informasi yang cepat dan tepat, terbatasnya anggaran.

Menurutnya, kegiatan BOC diupayakan harus dapat membantu dalam diseminasi informasi hasil maka melalui volume 170 untuk mendukung petani dalam hal 'Cara Mudah Membuat Pupuk NPK Plus' sehingga dapat mengatasi mahalnya harga pupuk NPK plus maupun kelangkaan pupuk bersubsidi. [Agus]

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup